Mohon tunggu...
Arsyil Adhim
Arsyil Adhim Mohon Tunggu... What do you me

Tetap semangat

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

KKN UNTAG: Mengembangkan Usaha Jahitan pada Warga Terdampak Pandemi Covid-19 di RT 03 Ngagel Rejo, Surabaya

9 Januari 2021   10:00 Diperbarui: 9 Januari 2021   13:43 48 1 1 Mohon Tunggu...

Di masa Pandemi Virus Corona (Covid-19) ini, banyak sekali warga yang menerima dampak negatif, mulai dari segi kesehatan, ekonomi, sosial, pendidikan, dll. Lockdown yang terjadi pada kota-kota di Indonesia, menyebabkan berkurangnya permintaan barang yang mengakibatkan menurunnya produksi hingga terjadinya pengurangan karyawan. Disamping itu juga dampak dari ditutupnya objek-objek wisata, hiburan, dunia pendidikan, dunia usaha, dll. menyebabkan lumpuhnya ekonomi dimana-mana.

Salah satu usaha yang terdampak pandemi ini adalah usaha menjahit pakaian. Usaha menjahit tidak hanya dikerjakan oleh kalangan wanita. Namun kalangan pria pun sudah banyak yang melakukannya. Baik sebagai pekerjaan utama maupun pekerjaan sampingan. Keterampilan menjahit yang didapatkan secara otodidak ataupun dari lembaga kursus/pelatihan, dapat dikembangankan menjadi usaha rumahan.

Usaha jahit menjahit di rumah pun memerlukan promosi. Hal ini dilakukan untuk lebih mengenalkan brand dan produk jahitan kepada masyarakat luas. Sehingga pesanan bisa didapatkan dalam jumlah kecil hingga menengah. Namun sayangnya, banyak penjahit tidak melakukan promosi yang gencar.  Mereka hanya bersikap pasif. Hal inilah yang membuat usaha menjahit sulit berkembang.

Dari latar belakang tersebut, Arsyil Adhim Putra Waluyo, salah satu mahasiswa program studi Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, dibawah bimbingan dosen Muhammad Firdaus ST.  M.Kom. melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di RT 03 RW 02 Kelurahan Ngagel Rejo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya. Arsyil mengambil tema mengembangkan Usaha Jahitan pada warga Kelurahan Ngagel Rejo yang terdampak Covid 19.

Saat ini pada Kelurahan Ngagel Rejo, telah terdapat usaha penjahitan pakaian yang bernama “Penjahit bu Nur Khasanah”. Usaha ibu nur saat terkena dampak covid 19 pelanggannya berkurang sehingga pendapatannya menurun cukup tajam.

Dokpri
Dokpri
Pada Kegiatan KKN, arsyl  membantu ibu nur dalam penyediaan kain, benang, serta alat-alat menjahit yang dibutuhkannya, serta mempromosikan hasil jahitan pakaian nya di media sosial seperti:

Facebook : https://www.facebook.com/marketplace/item/729258338001905/

Instagram : https://www.instagram.com/p/CJp-n8yM9ha/?igshid=iako3chq91or

Dokpri
Dokpri
Tentu saja Bu Nur merespon sangat positif terhadap promosi online ini. Bu Nur merasa sangat terbantu dalam mengembangkan usahanya. Dari yang kurang mengerti soal promosi secara online. Sekarang jadi mengerti dalam mempromosikan secara online.

Pada akhirnya, kegiatan KKN yang dilaksanakan, dapat memberikan contoh kepada usaha jahit lainnya, agar lebih mengerti dan mengembangkan promosi usahanya di media sosial.

#KitaUntagSurabaya

#UntukIndonesia

#UntagSurabayaKeren

#EcoCampus

#KampusKompeten

VIDEO PILIHAN