Mohon tunggu...
Arsil Ihsan
Arsil Ihsan Mohon Tunggu... Semua Untuk Selayar

Kabupaten Kepulauan Selayar

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Diduga Hasil "Illegal Fishing" Asal Takabonerate Selayar, Besok Akan Melintasi 5 Kabupaten di Sulsel

26 Maret 2017   21:22 Diperbarui: 26 Maret 2017   22:40 737 2 1 Mohon Tunggu...
Diduga Hasil "Illegal Fishing" Asal Takabonerate Selayar, Besok Akan Melintasi 5 Kabupaten di Sulsel
Dokumentasi Pribadi

Selayar. Informasi dari sumber di Pulau Jinato Takabonerate Selayar malam ini Minggu 26 Maret 2017 pkl.21.40 Wita, menyampaikan, bahwa ratusan ekor ikan hidup  jenis kerapu tiger dan Sunu merah, yang diduga sebagian besar dan selebihnya adalah hasil tangkapan pembius ikan kelompok Jinato dalam 2 hari terakhir ini,  telah diangkut dengan menggunakan kapal dari salah satu keramba di pantai barat Pulau Jinato petang tadi sekitar pkl 18.30 Wita. Tujuan kapal angkut tersebut adalah pelabuhan tikus di Kabupaten Bulukumba. Biasanya dipelabuhan Bentenge atau di Pelabuhan Lappe e. 

Menurut sumber selanjutnya bahwa kapal dengan muatan ikan hidup tersebut akan tiba dan bongkar muatan di Bulukumba, pada Senin (27/3) besok pagisekitar pukul 06.30 Wita. Selanjutnya ikan hidup tersebut akan dibongkar ke tabung dengan perlengkapan oksigen yang dimuat dengan mobil pick up dan akan diangkut menuju gudang eksportir di bilangan Paotere Makassar

Dari catatan sumber bahwa ikan hidup dari Takabonerate Selayar ini, biasanya diangkut ke Makassar, akan melewati Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Bantaeng, KabupatenJeneponto, Kabupaten Takalar dan Kabupaten Gowaselanjutnya melalui jalan tol Makassar menuju gudang dibilangan Paotere Makassar.  Pada setiap kesempatan, kondisi ikan hidup dicek oleh mereka yang mengangkut ditempat-tempat sepi kendaraan sepanjang perjalanan ke Makassar. 

Diduga kuat bahwa pengangkutan ikan hidup ini tidak dilengkapi dengan dokumen resmi layaknya barang ekspor yang diantar pulaukan. Namun hal ini tidak pernah atau belum dilirik petugas. Termasuk izin angkutan dan izin perikanan dari muatan dan pengangkutnya. 

Sumber juga menyebut bahwa Bos ikan hidup di Jinato pada Minggu hari ini, diketahui dipanggil menghadap kepada petugas yang berada di Jinato. Katanya untuk menggunakan bubu saja agar menghindari pelanggaran. Namun menurut sumber sangat susah menghentikan bila para petugas tidak tegas dalam memberi tindakan terhadap mereka. Ironisnya karena biar ada petugas namun aktivitas illegal ini terus dilakukan. 

Ditanya mengenai petugas apa yang memanggil, sumber menyebut petugas berpakaian warna hijau dan petugas perikanan yang bersamaan tiba. Dan para petugas ini hanya singgah karena katanya menangkap sebuah perahu dari Jampea. Petugas yang datang tersebut juga sempat singgah di keramba yang sementara melakukan pemuatan ikan hidup tujuan Makassar.  

Tulisan ini bisa dijadikan sebagai bahan informasi kepada pihak yang berwenang melakukan penegakan hukum dan berwenang dalam kegiatan perikanan dan kelautan  serta informasi kepada Bu Susi Pudji Astuti, bahwa di Taman Nasional Takabonerate Selayar Sulsel, masih sangat perlu penanganan kegiatan illegal fishing yang telah sampai pada level disinyalir telah melibatkan banyak pihak, dan sangat sulit dihentikan. Semoga Bu Menteri faham dan segera turun ke Selayar. 

VIDEO PILIHAN