Mohon tunggu...
Arif R. Saleh
Arif R. Saleh Mohon Tunggu... Guru - Jayalah Nusantara

Menyenangi Kata Kesepian dan Gaduh

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Mewaspadai 2 Akal Bulus Vietnam untuk Membungkam Timnas U-19

18 September 2022   17:20 Diperbarui: 18 September 2022   17:36 314 48 16
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber: twitter.com/PSSI

Sejatinya, kekuatan sepak bola di Asia Tenggara mulai menemukan ritme untuk dapat bersaing di regional Asia. Prediksi akan ada 4 tim wakil Asia Tenggara lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2023. (Lihat Sumber)

Selalu menarik mengikuti dinamika sepak bola Asia Tenggara. Khususnya rivalitas Timnas Indonesia dan Vietnam di level berbagai umur dan senior. Mengingat pertemuan kedua tim di lapangan sering berbumbu aksi drama dan perang media.

Nah, Timnas Indonesia U-19 akan kembali bersua Timnas U-20 Vietnam. Tepatnya hari Minggu, 18 September 2022. Memperebutkan status Juara Grup F dan melenggang ke putaran final Piala Asia U-20 2023 di Uzbekistan.

Pertandingan Timnas U-19 vs Vietnam U-20 diperkirakan akan berjalan alot dan sulit diprediksi pemenangnya. Tetapi, Timnas Indonesia diuntungkan sebagai tuan rumah. Tentu dukungan Ultras Garuda di Stadion Gelora Bung Tomo (SGBT) memberikan motivasi lebih bagi Timnas U-19 untuk membekuk Vietnam.

Patut selalu diwaspadai akal bulus Vietnam. Mengingat sudah sering kali menunjukkan aksi-aksi dramatis dan teatrikal saat sudah berjibaku di lapangan hijau.

Berikut akal bulus Timnas Vietnam yang perlu diwaspadai:

Pertama, Mengincar Pemain Kunci untuk Mengurangi Daya Gedor dan Strategi Lawan. Timnas Vietnam sangat paham pemain kunci lawan. Di Timnas Indonesia ada Marselino Ferdinan dan Hokky Caraka.

Peran Marselino sebagai jendral lapangan tengah jelas ditakuti lawan, termasuk Timnas Vietnam. Skill individu, kecerdasan mengatur ritme permainan, dan penyuplai bola ke lini serang lawan yang akurat dari Marselino jelas akan merepotkan Vietnam. Di sinilah akal bulus Vietnam dimungkinkan akan mencederai si wonderkid Indonesia. Sehingga merusak strategi dan ritme permainan hingga membuka peluang mengalahkan Timnas Indonesia di kandangnya sendiri.

Demikian juga Hokky Caraka, striker muda yang pernah mengenyam skill sepak bola lewat Garuda Select ke Inggris. Kemampuan tendangan kaki dan sundulan kepala ke gawang lawan jelas diperhitungkan Bintang Perang. Membuka kemungkinan mencederai Hokky Caraka untuk mengurangi daya gedor ke gawang Vietnam.

Kedua, Memancing Emosi Lawan. Dalam sepak bola, bukan hanya skill mengocek si kulit bundar yang dipertontonkan dan menjadi tontonan menarik. Ada kalanya menjadi tontonan yang membosankan dan menjengkelkan manakala ada tim yang memainkan teatrikal "kesakitan" dan "mengulur waktu" untuk memancing emosi lawan dan penonton.

Alhasil, akal bulus "kesakitan" dan "mengulur waktu" akan dipertontonkan para pemain Vietnam. Harapannya, pemain Garuda Muda terprovokasi untuk membalas dengan bermain kasar dan hilang konsentrasi menerapkan strategi sebagai tim yang solid dan impresif. Sehingga "kartu merah" untuk pemain Indonesia bisa membalikkan keadaan untuk mudah mengalahkan lawan yang dihadapi Vietnam.

Wasana Kata

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan