Mohon tunggu...
Arif R. S.
Arif R. S. Mohon Tunggu... Guru - Banyuwangi-Probolinggo, Satu Jiwa.

Menyenangi kata yang kesepian dan gaduh

Selanjutnya

Tutup

Humor Pilihan

Saat Engkong Pamit

12 November 2021   09:35 Diperbarui: 12 November 2021   09:47 426 69 13
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi tertawa. Sumber: Free on pixabay.com

Siang ini pos ronda Gang Sapi riuh rendah suara.  Gegap gempita tawa dan seperti biasa, selingan senda gurau masih bernyawa.

“Hai, Jay…sini. Keknya hari ini loe tambah ganteng.”

Idur memanggil Jijay yang berjalan sempoyongan menahan derasnya dentuman sinar matahari di siang nan menyengat.

“Loe yang tambah ganteng, Dur!” Jijay tangkas membalas

“Ih, sesama tomat saling rayu. Zizik!”

Ibud menebas perbincangan. Membuat tawa terlempar-lempar di sekitar medan persahutan ala Gang Sapi, markas besar pos ronda.

“Jay.” Ardni bersuara, lirih.

“Ape?”

“Engkong kemana?. Dari kemarin kagak kelihatan dengkulnya!”

Jijay mendelik ke arah Ardni. Isyarat reflek penanda kesal dari tanya Ardni.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humor Selengkapnya
Lihat Humor Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan