Mohon tunggu...
Kaka Arnold
Kaka Arnold Mohon Tunggu... Lainnya - Tukang Kayu Setengah Hati

Penulis Recehan yang Suka Ngelantur Soal Bola, Politik dan Sesekali Wisata

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Pilihan

Greysia/Apriyani Histeris, Ahsan/Hendra Tenang dan Ginting yang Menghibur

29 Juli 2021   20:40 Diperbarui: 29 Juli 2021   21:07 565 11 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Greysia/Apriyani Histeris, Ahsan/Hendra Tenang dan Ginting yang Menghibur
Greysia Polii/Apriyani Rahayu I gambar : Kompas.com

Setelah pukulan menyilangnya dari depan net tidak berhasil dikembalikan, Greysia Polii langsung melepas raket, menengadah ke langit dan berteriak histeris sambil menjatuhkan diri. Pasangannya Apriyani Rahayu, berlutut seperti berdoa.

Mereka sadar, bahwa pencapaian mereka dengan melaju ke semifinal Olimpiade adalah sesuatu yang luar biasa setelah mengandaskan perlawanan alot pasangan China, Du Yue/Li Yinhui 21-15, 20-22, dan 21-17.

Tidak pernah ada ganda putri Indonesia yang pernah melaju hingga babak semifinal Olimpiade, dan berarti bahwa Gresyia/Apriyani yang pertama dapat melakukannya.

Lebih hebat lagi, mereka melakukannya setelah mengalahkan ganda China, yang juga tak terkalahkan oleh ganda kita sejak 1996. Luar biasa.

Lambat namun pasti, Gresyia/Apriyani membuat publik bulutangkis terkesima. Setelah di fase grup mereka membuat kejutan dengan mengalahkan pasangan nomor satu dunia, Fukushima/Hirota, kali ini di babak perempat final mereka menorehkan sejarah baru.

Laga memang berjalan tak mudah, tapi lagi dan lagi seperti di laga grup, Greysia/Apriyani menunjukkan bahwa mereka siap untuk melaju lebih jauh daripada babak 4 besar saja.

Perhatikan saja bagaimana cara mereka untuk tidak down setelah Du Yue/Li Yinhui berhasil berbalik menang di set kedua, yang sempat membuat saya berpikir bahwa Greysia/Apriyani akan tumbang.

Di set ketiga, mereka nampak lebih kuat baik secara fisik maupun mental. Mereka mengejar keteringgalan di awal set, dan mempertahankan keunggulan dengan terus berlari, bertahan sekuat tenaga dan bermain taktis hingga akhir laga.

Kita patut berharap Gresyia/Apriyani dapat melaju ke final dan mampu meraih emas.

Bukan mendahului takdir atau terlalu optimis, tetapi jalan itu terbuka karena tanpa diduga pasangan-pasangan Jepang yang sangat difavoritkan malah terjungkal di babak perempat final.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN