Mohon tunggu...
Kaka Arnold
Kaka Arnold Mohon Tunggu... Tukang Kayu Setengah Hati

Penulis Recehan yang Suka Ngelantur Soal Bola, Politik dan Sesekali Wisata

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Menebak Arti Pemberian Nasi Tumpeng dari Prabowo untuk Anies Baswedan

7 Februari 2020   19:52 Diperbarui: 8 Februari 2020   10:27 343 6 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menebak Arti Pemberian Nasi Tumpeng dari Prabowo untuk Anies Baswedan
Prabowo dan Anies I Gambar : kompas.com

Filosofi Nasi Tumpeng itu istimewa. Nasi tumpeng bukan hanya sekadar makanan dengan tampilan yang menarik dan rasa yang lezat namun memiliki  makna filosofis di dalamnya,

Secara bentuk, konon, nasi tumpeng dibuat untuk memuliakan gunung sebagai tempat bersemayam para arwah leluhur (nenek moyang) atau erat kaitannya dengan keadaan alam Indonesia yang banyak dipenuhi gunung berapi.

Artinya  kehadiran nasi tumpeng tetap sama, yakni sebagai perwujudan rasa terimakasih pada Tuhan Yang Maha Kuasa. Makanya tak heran, dalam berbagai acara syukuran kerap disediakan nasi tumpeng.

Kemarin, dalam perayaan HUT ke-12 Partai Gerindra yang berlangsung di Kantor DPP Partai Gerindra nasi tumpeng disiapkan.

Seperti biasa, salah satu yang ditunggu oleh hadirin ketika yang dituakan akan memotong nasi tumpeng dan memberikan ke tokoh-tokoh tertentu yang dianggap isitimewa.

Sebagai yang dituakan tentu sang Ketua Umum, Prabowo Subianto. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada politikus senior Partai Gerindra, Permadi. Potongan tumpeng kemudian diberikan ke Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Rachmawati Soekarnoputri.

Selanjutnya giliran Sandi yang mendapatkan potongan tumpeng. Sandi menerima langsung dari Prabowo. Setelah memberikan kepada Sandi, Prabowo memberikan potongan tumpeng kepada Anies yang berada di sebelah kiri Prabowo.

Pemberian tumpeng kepada Anies dan juga Sandi lalu langsung disambar dan diulas secara simbolik oleh para pengamat politik.

Misalnya pengamat politik Rico Marbun yang mengatakan bahwa pemberian potongan tumpeng kepada Anies merupakan sinyal bahwa Gerindra telah 'memagari' Anies.

"Pesan pertama, Prabowo ingin memberi kesan akuisisi Anies Baswedan dari kubu NasDem yang mungkin menjadi partai pertama pascapilpres 2019 yang melontarkan sinyal dukungan terbuka terhadap Anies, apalagi dengan kata-kata, 'dalam hati sebenarnya Anies adalah kader'," kata Rico.

Rico juga menilai langkah Prabowo ini seperti sebuah pesan bahwa kandidat-kandidat terkuat untuk Pilpres 2024 ada di Gerindra.  "Artinya, di 2024, Prabowo tetap jadi key maker penting, karena dialah yang pegang tiket partai," tambah  Rico.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN