Arnold Adoe
Arnold Adoe Tukang Kayu

Menulis untuk berbagi... Email : arnoldadoe@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Cristiano Ronaldo Bawa Juventus Juara Supercoppa Italia

17 Januari 2019   03:00 Diperbarui: 17 Januari 2019   12:36 959 9 1
Cristiano Ronaldo Bawa Juventus Juara Supercoppa Italia
Ronaldo bawa Juventus juara Supercoppa Italia I Gambar : Gettyimages

Bola dari Miralem Pjanic membelah garis pertahanan AC Milan dan menemukan Christiano Ronaldo yang bergerak cepat menyambut dengan sundulan mautnya. Donnarumma sempat berusaha menghalau, tapi bola tandukan Ronaldo terlampau keras merobek jala AC Milan, 1-0 untuk Juventus. Gol tunggal Ronaldo yang membawa Juventus juara Supercoppa Italia.

Edisi ke-31 Supercoppa Italia yang berlangsung di Stadion King Abdullah, Jeddah, Arab Saudi, Kamis (17/1/2019) menjadi ajang yang amat penting bagi kedua tim yang berlaga di final, Juventus dan AC Milan. Juve datang ke laga ini sebagai peraih scudetto dan Coppa Italia sementara Rossenerri adalah runner-up Coppa Italia.

Bagi Juventus, trofi Piala Super ini menjadi target pertama yang diincar di musim ini, seperti yang dikatakan oleh bek tengah mereka, Leonardo Bonnuci.

"Ada keinginan kuat untuk membawa pulang trofinya karena itu merupakan misi pertama kami dan seperti biasa Juve bermain untuk menang," kata Bonucci di Football Italia, sebelum pertandingan.

Sedangkan bagi AC Milan, ajang ini dapat dikatakan menjadi pembuktian bahwa mereka masih dapat dianggap kompetitif dan juga bermental juara. Apalagi, AC Milan adalah peraih trofi terbanyak di ajang ini, menyaingi Juventus dengan sama-sama meraih 7 gelar juara.

Ambisi kedua tim ini tampak jelas  di lapangan. Di awal pertandingan, AC Milan  mengambil inisatif penyerangan terlebih dahulu. Dalam lima menit pertama, Patrick Cutrone, Hakan Chalnoglu dan Castillejo mampu merepotkan lini belakang Juventus yang dikomandoi Giorgio Chiellini.

Sesudah itu kedua tim perlahan-lahan mulai saling menyerang dengan Juve mulai lebih banyak mengendalikan pertandingan. Menguasai pertandingan, berbagai peluang berbahaya berhasil diciptakan Juve di babak pertama.

Seperti bola tendangan Jose Cancelo dan Douglas Costa yang bergulir tipis di samping tiang gawang penjaga gawang AC Milan, Donnaruma dan satu kali tendangan gunting, Ronaldo yang melayang tipis di atas mistar gawang.

Serangan AC Milan sendiri lebih banyak tertahan di luar garis kotak penalti. Meskipun demikian, hingga babak pertama terakhir skor imbang 0-0 masih bertahan.

Di babak kedua, AC Milan juga memulai laga dengan agresif. Bahkan di menit ke-47, Patrick Cutrone hampir membobol gawang Juve, jikalau bola tendangannya tidak menyentuh mistar gawang Juve yang dikawal Wojciech Szczesny.

Juventus seperti terbangun lagi usai peluang Cutrone tersebut, dan kembali mengendalikan pertandingan.  Paulo Dybala, Douglas Costa dan Christiano Ronaldo terlihat terus bergerak bahkan berganti tempat untuk membongkar pertahanan AC Milan yang cukup solid dalam bertahan.

Memang Juventus harus lebih kreatif tanpa striker, Mario Mandzukic yang cedera. Bola-bola crossing yang diandalkan mereka apabila Mandzukic bermain sering terbuang sia-sia karena Romagnoli dan Zapata di jantung pertahanan AC Milan cukup tangguh di udara.

Terus menerus menggedor pertahanan AC Milan, Juve akhirnya menemui hasilnya di menit ke-60. Miralem Pjanic berhasil melepaskan umpan jenius dari luar kotak penalti.

Bola dari Pjanic itu seperti membelah garis pertahanan AC Milan dan menemukan Christiano Ronaldo yang bergerak cepat menyambut dengan sundulan. Donnaruma sempat berusaha menghalau, tapi bola terlampau keras merobek jala Milan, 1-0 untuk Juventus.

Pelatih Gennaro Gattuso berespons. Gonzalo Higuain dan Fabio Borini dimasukan sekaligus menggantikan Castillejo  dan Paqueta di menit ke-70.

Efeknya, AC Milan menjadi semakin agresif di lapangan, namun sial bagi AC Milan, petaka kembali datang di menit ke-74.

Gelandang Milan, Frank Kessie mendapat kartu merah setelah dianggap wasit, Luca Banti melakukan tekel berbahaya terhadap Emre Can. Milan bermain dengan sepuluh orang.

AC Milan tetap tampil gigih di lapangan, namun jumlah  pemain di lapangan yang tidak seimbang membuat pertandingan semakin sulit bagi Milan. Apalagi, pelatih Juve, Max Allegri juga bertindak cerdas dengan berturut-turut memainkan Emre Can dan Sami Khedira sebagai pemain pengganti.

Kekuatan tambahan dari dua pemain ini membuat Juventus terus mendominasi pertandingan dan kerap memainkan ball possession untuk mempertahankan keunggulan.

Di sisa pertandingan tidak ada gol lagi yang tercipta. Hingga lima menit extra time dan wasit Luca Banti meniup peluit panjang, skor 1-0 terus bertahan. Juventus juara Supercoppa Italia 2018/2019.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2