Arnold Adoe
Arnold Adoe Tukang Kayu

Menulis untuk berbagi... Email : arnoldadoe@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Menyoal Impian Eden Hazard Bermain di Real Madrid

12 Oktober 2018   11:11 Diperbarui: 14 Oktober 2018   16:45 1804 1 2
Menyoal Impian Eden Hazard Bermain di Real Madrid
Hazard segera ke Real Madrid? Gambar : Statsbomb.com

"Real Madrid klub terbaik dunia. Sejak kecil saya memimpikan bermain di tim tersebut" kata Eden Hazard.

Natur dari kejujuran adalah kebaikan. Persoalannya kejujuran atau keterusterangan belum tentu bisa diterima oleh orang lain. Apalagi jika hal itu berkaitan dengan sesuatu yang berkaitan dengan kepentingan banyak orang. 

Situasi ini membuat  seseorang dalam situasi krusial tersebut harus bijak untuk memutuskan apa yang harus dia katakan atau lakukan atau sebaliknya. Ada sebuah pepatah latin soal ini.  " Akal budi mengajar apa yang harus disetang, apa yang harus dihindari. Ratio docet, quid rebiendum fugeiendumque sit."

***

Beberapa hari lalu, perasaan pendukung Les Blues Chelsea berkecamuk, gundah gulana. Mereka  bingung akan apa yang dikatakan oleh pemilik No. 10 sekaligus pujaan mereka, Eden Hazard. Hazard mengatakan sesuatu yang tentunya menyakitkan hati penggemar Chelsea di seluruh dunia.  "Real Madrid klub terbaik dunia. Sejak kecil saya memimpikan bermain di tim tersebut" kata Eden Hazard.

Mengapa hal ini terasa menyakitkan? Ada dua faktor utama penyebab yang dapat mewakili penggemar klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut. 

Pertama, Chelsea sekarang masih dalam periode berbenah untuk bangkit. Musim ini,  Chelsea masih berusaha bangkit setelah melewati musim lalu  yang buruk. Chelsea yang tak lolos Liga Champions, berupaya agar musim ini dapat lebih baik dari musim lalu, dan menjadi tim elit yang kembali dapat diperhitungkan, baik di Inggris maupun Eropa.

Untuk bangkit, manajemen berhasil membujuk pelatih Napoli, Maurizio Sarri bergabung, membeli Jorginho dan meyakinkan pemain pilar untuk tetap bertahan seperti Willian, David Luiz dan tentunya Eden Hazard. Meski harus menerima kenyataan ditinggalkan kiper terbaik mereka, Thibaut Courtois yang memilih hengkang  Real Madrid.

Dalam keadaan seperti ini dibutuhkan kesatuan hati dari setiap pemain agar tetap berkonsentrasi untuk meraih target yang ditetapkan musim ini, bukan untuk mengatakan kepada publik bahwa pemain memiliki keinginan untuk bermain untuk tim lain seperti yang diungkapkan Hazard.

Kedua,  Hazard adalah pilar utama dari kebangkitan tersebut.  Pesepakbola Belgia berusia 27 tahun itu menampilkan performa positif. Hazard berhasil  mencetak delapan gol dan tiga assist dari 10 laga di berbagai kompetisi yagn diikuti Chelsea.

Hazard adalah penggerak dari perubahan dan kebangkitan tersebut. Jika ini ibarat sebuah perang, maka Hazard adalah panglimanya, pemimpin pasukan yang bukan saja siap menuntun barisan tetapi siap mati di medan perang.

Mengatakan klub lain sebagai impian di tengah perang seperti menyusutkan semangat dan menabur kecurigaan. Permainan apik yang Hazard lakukan untuk apa dengan motivasi apa? Chelsea atau apa?

Namun itulah sepak bola. Seperti kehidupan, perselingkuhan di sepak bola  rawan terjadi. Baik itu dilakukan secara kelihatan maupun tidak kelihatan. Dilakukan di dalam pikiran atau sudah dilakukan di sebuah ruang yang gelap.

Kemolekan sepak bola dalam wujud gaji yang menggiurkan, popularitas sekaligus klub dengan nama besar yang  menjanjikan kejayaan akan amat sulit dihindari dari rapuhnya pandangan mata sehingga akan turun ke hati. Hazard tentu sedang mengalaminya.

Saya lantas berpikir, pesona apa yang dimiliki Real Madrid yang  akhirnya memaksa Hazard untuk mengungkapkan pernyataan yang menyakitkan bagi publik Stamford Bridge ini ? Ada dua jawaban yang dapat kita berikan.

Pertama, sekarang adalah waktu yang tepat bahwa Real Madrid benar-benar membutuhkan Hazard. Sudah sejak lama, ada ketertarikan antara Hazard dan Real Madrid, namun waktu dan situasi tidak mendukung tersebut.

Alasan utamanya adalah keberadaan Christiano Ronaldo. Tak boleh ada bintang yang setara atau berambisi menyamai Ronaldo di Real Madrid. Jika Hazard memutuskan ber gabung waktu Ronaldo masih ada, pasti nasibnya akan merana. Secara teknis dan popularitas, Hazard masih kalah, jika memaksa untuk ke Madrid, Hazard akan datang tetapi dipastikan hanya akan memanaskan bench Madrid.

Sekarang Real Madrid sudah tanpa Ronaldo yang memilih hengkang ke Juventus dan jelas membutuhkan sosok Hazard sebagai pengganti. Hazard berada di situasi yang tepat, selain dibutuhkan, Hazard dipastikan akan mendapat tempat yang semestinya. Diharapkan dan dijadikan tulang punggung utama tim, seperti di Chelsea.

Kedua, jika Hazard ingin meraih ballon d'or, Real Madrid adalah jawaban. Bukan menganggap remeh Chelsea, tetapi karakter juara lewat catatan sejarah Real Madrid memang lebih mengkilap dibandingkan Chelsea.

Menjadi klub dengan sederet gelar juara membuat Madrid lebih muda mengirimkan pemain sebagai peraih gelar pemain terbaik dunia. Seperti Ronaldo, dan terakhir Luka Modric. Hazard tentu ingin mengikuti jejak para pemain tersebut apalagi dengan periode karir Hazard yang masih cukup panjang.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2