Arnold Adoe
Arnold Adoe Tukang Kayu

Menulis untuk berbagi... #FB : Arnold Adoe # Insta : Arnold_Adoe # Twitter : Arnold Adoe

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Denis Cheryshev yang Sempat Terlupakan

15 Juni 2018   00:57 Diperbarui: 15 Juni 2018   01:13 418 0 0
Denis Cheryshev yang Sempat Terlupakan
Denis Cheryshev tampil gemilang bagi Rusia I Gambar : Asociated Press

Denis Cheryshev tahu diri  bahwa dia bukanlah pilihan utama. Dalam skema 4-2-3-1 milik Rusia, pelatih Stanislav Cherchesov  lebih memilih memainkan  Aleksandr Golovin yang lebih muda dan lebih kreatif dari Cheryshev kala berhadapan dengan Arab Saudi. 

Ketika Stadion Luzhniki bergemuruh atas gol pertama Gazinskiy di menit ke-12, Cherishev hanya tersenyum menyambut gol tersebut dari bench, mungkin dia berharap babak pertama cepat selesai dan dia mendapat kesempatan bermain setelah babak kedua berlangsung 10 hingga 15 menit--seperti kebiasaan pada umumnya.

Tak disangka kesempatan lebih cepat didapatkan Cherishev untuk tampil di lapangan.  Gelandang serang andalan Rusia, Alan Dzagoev mengalami cedera di menitke-24 dan Cheryshev dimasukan untuk menggantikannya.

Perubahan strategi dilakukan.Golovin didorong mengisi posisi kosong yang ditinggalkan oleh Dzagoev dan Cheryshev mengisi posisi Golovin sebagai penyerang sayap kiri.

Tak mau menyia-nyiakan kesempatan menjadi supersub, Cherishev ternyata dapat tampil hebat. Gol pertama selama karirnya bagi Timnas Rusia diciptakannya di menit ke-43 dan disusul gol keduanya di menit ke-90. Akhirnya tuan rumah Rusia unggul telak 5-0 atas Arab Saudi sekaligus membuktikan pepatah bahwa kesempatan itu menjadi berharga ketika datang untuk siapa yang sudah siap menyambut kesempatan tersebut.

*******************

Tiga tahun lalu, media ramai-ramai menulis "Gara-gara Denis Cheryshev, Real Madrid ditendang dari Copa Del Rey?". Saat itu Real Madrid berhadapan dengan Cadiz di babak 32 besar Copa Del Rey. Cheryshev yang masih bermain bersama Madrid dimainkan oleh sang pelatih, Rafael Benitez.

Ceroboh, karena Cheryshev masih dalam masa hukuman akibat akumulasi kartu kuning musim sebelumnya. Real Madrid terancam ditendang dari kompetisi. Meski tak jadi tersingkirkan karena "peran" Cheryshev, namun kejadian itu menjadi sedikit dari kejadian yang mengangkat nama Cheryshev sebagai pemain Los Blancos. Cheyshev seperti dilupakan.

Padahal Cheryshev sudah menjadi bagian dari Real Madrid sejak usia 12 tahun. Pada tahun 2009, Cheryshev sempat dipromosikan ke tim Madrid B dan mampu mencetak 22 gol dari 109 penampilan bersama tim yang saat itu diasuh ZInedine Zidane.

Namun ketika dipromosikan ke tim senior pada tahun 2012, pemain kelahiran Nizhny Novgorod pada 26 Desember 1990 hanya dimainkan sebanyak dua kali pertandingan. Selebihnya dia lebih banyak dipinjamkan bergantian ke Sevilla, Villarreal dan  Valencia karena dianggap tak mampu bersaing dengan pemain lain di Madrid.

Cheryshev tak mampu tampil gemilang di Madrid I Gambar : Marca
Cheryshev tak mampu tampil gemilang di Madrid I Gambar : Marca

Akhirnya setelah "kasus" 2015, Cheryshev kembali dipinjamkan ke Villareal dan di klub berjudul Yellow Submarine ini Cheyshev mendapat kontrak permanen pada tahun 2016. Cheryshev sudah bukan pemain Madrid lagi. Di Villareal dalam 35 kali pertandingan, Cherishev mencetak dua gol.

Pengalaman  bermain di level La Liga lah yang membuat pelatih Stanislav Cherchesov   tak ragu memanggil kembali Cheryshev yang sudah mempunyai 12 kali caps bersama tim beruang merah. Meski tak pernah mencetak gol bagi timnas namun pengalamannya dianggap penting meski harus rela duduk di bangku cadangan.

Motivasi ingin membuktikan kemampuan sebenarnya meski seperti pemain yang terlupakan tentu bergejolak di dalam diri Cheryshev. Dan kesempatan itu datang di pertandingan pembuka Piala Dunia 2018 ini.

Tampil sebagai pemain pengganti dari Alan Dzagoev yang cedera, Cheryshev tampil spartan dan tak kenal lelah. Cheryshev berani menggiring bola melewati beberapa pemain dan membuat kocar kacir sisi kanan pertahanan Arab Saudi yang memang sudah telrihat lemah dari awal pertandingan.

Membangun karir kembali di Villareal I Gambar : Sport Gazetta
Membangun karir kembali di Villareal I Gambar : Sport Gazetta

Selain itu, Cheryshev juga berani melakukan tembakan-tembakan spekulasi yang akhirnya membuahkan gol keempat Rusia di menit ke-90. Pemain Rusia yang seperti sudah terpola untuk bermain dengan operan-operan pasti seperti matematika terlihat lebih berseni di kaki Cheryshev.

Jika mampu mempertahankan penampilannya seperti ini, pemain bernomor punggung 6 ini sudah pasti akan dimainkan oleh Cherchesov dalam starting XI melawan Mesir dan Uruguay nanti. Apalagi Aleksandr Golovin, pemain bernomor punggung 17 ternyata juga cakap bermain di belakang striker tunggal Rusia.

Di usia 27 tahun, belum terlambat bagi Cheryshev untuk menarik perhatian klub-klub elit Eropa untuk sekedar meliriknya, salah satu tujuan dari pemain-pemain terlupakan seperti Cheryshev mau tampil mati-matian di Piala Dunia 2018. Sedangkan bagi Villareal sendiri, harga market Cheryshev juga akan naik seusai Piala Dunia jika tampil apik. Keuntungan bagi klub jika ada yang datang menawar.

*************

Rusia memang tampil melebihi ekspetasi. Diperkirakan imbang atau hanya menang tipis, Rusia melibas Arab Saudi dengan penampilan efektif, ciri khas Rusia yang selama ini hilang. Dalam tulisan saya berjudul "Bakat Terbaik Rusia itu Bernama Aleksandr Golovin", saya  menyanjung pemain termuda Rusia di Starting XI sebagai kunci permainan.

Memang Golovin juga tampil hebat dengan 2 assist dan 1 gol, namun sesudah pertandingan ini, penikmat bola pasti setuju untuk  menitipkan satu nama tambahan yaitu Denis Cheryshev setiap kali timnas Rusia bertanding. Denis Cheryshev telah membuat partai pembuka menjadi lebih menghibur dan tentu semakin menghibur apapbila penikmat bola meningat pesanjangan nonton bola tanpa Kacang Garuda.

Salam