Arnold Adoe
Arnold Adoe Instruktur Balai Latihan Kerja

Orang biasa yang ingin berbagi melalui menulis. Penikmat bola melalui Trilogi Sindhunata dan pelangkah kaki seperti traveller . #FB : Arnold Adoe # Insta : Arnold_Adoe # Twitter : Arnold Adoe

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Sepenting Apakah Bursa Transfer Januari 2018?

10 Januari 2018   15:38 Diperbarui: 10 Januari 2018   17:57 1024 6 2
Sepenting Apakah Bursa Transfer Januari 2018?
Coutinho, resmi ke Barcelona (Skysports)

Musim dingin melanda Eropa, mayoritas liga-liga Top Eropa memilih meliburkan liganya. Ketika salju mulai turun, klub memberikan kesempatan para pemain menghangatkan tubuh di tengah keluarga, pergi berlibur ke tempat yang lebih hangat sambil berlatih ringan. 

Seperti Manchester United yang memusatkan pelatihan mereka saat jeda di Dubai. 

Jauh dari lapangan hijau yang mendingin, tidak berarti bahwa kehidupan bernama sepak bola akan diam-diam saja. Malah inilah periode paling tepat agar klub-klub tertentu mulai memanas untuk bergerak cepat dalam sebuah periode bernama winter transfer, transfer musim dingin, atau bursa transfer Januari.

Sejak diperkenalkan sejak 2002/2003 di Inggris, periode dalam rentang waktu 1 Januari hingga 31 Januari ini sering digunakan oleh klub untuk bersaing sengit dalam melakukan aktivitas transfer.

Liverpool adalah klub yang paling atraktif sampai saat ini. Bek tengah Southampton, Virgil Van Dijk yang sudah lama diincar mereka dibeli dengan harga super mahal. Pemain internasional Belanda itu dibeli dengan harga 80 juta euro (sekitar Rp 1,3 triliun) sekaligus menjadikannya sebagai bek termahal sejagat.

Bukan saja membeli pemain, penyihir cilik mereka, Coutinho dilepas ke Barcelona juga dengan harga selangit. Banderol Coutinho sebesar 160 juta euro (sekitar Rp 2,6 triliun) disanggupi Barcelona yang memang sudah lama menginginkannya.

Pertanyaan menarik patut diajukan, seberapa penting bursa transfer Januari ini sehingga klub rela menggelontorkan dana besar untuk membeli pemain sekaligus mau menjual pemain mereka. Paling tidak ada 4 (empat) alasan yang bisa dikemukakan:

Pertama, bursa transfer Januari 2018 ini terasa penting jika perspektif kita diarahkan bahwa sebentar lagi Piala Dunia 2018. Jika pemain incaran adalah pilar timnas dimana timnya akan bermain di Rusia nanti, maka bursa Januari adalah saat yang tepat membeli pemain incaran karena kemungkinan besar harga pemain akan melonjak sesudah Piala Dunia.  

Harga Coutinho sebesar 160 juta euro, bisa jadi melambung tinggi jika Coutinho tampil gemilang di timnas Brasil. Pada pola yang sama, bek sayap eksplosif Juventus, Alex Sandro juga diperkirakan akan diusahakan MU untuk bisa dibeli Januari ini. Selain karena kebutuhan, harga Alex Sandro diperkirakan juga akan meningkat sesudah Piala Dunia.

Kedua, kesempatan menendang pemain yang dapat "meracuni" klub dari dalam, sehingga tim kembali sehat menjalani musim tersisa. Mungkin terlalu jahat dengan melabeli kata racun, tetapi pendukung Arsenal pasti tahu bahwa Alexis Sanchez dan Mesut Ozil bisa dimasukan di kategori ini.

Sanchez sudah sejak lama minta kenaikan gaji dan tidak fokus dalam pertandingan, sama seperti Ozil, kedua pemain juga tidak mau memperpanjang kontraknya di Arsenal. 

Sudah saatnya Arsenal menjual kedua pemain ini, sekaligus mencari pemain yang lebih "nasionalis" daripada mereka. Kabarnya terdengar menyakitkan bagi para pendukung The Gunners, kedua pemain ini akan pindah ke rival mereka, yaitu Manchester United dan Manchester City. Meski merupakan keputusan sulit, tendang mereka!

Ketiga, kesempatan untuk menjalin pra kontrak dengan pemain incaran. Salah satu hal penting bagi klub adalah menjaga keutuhan tim. Terkadang membeli pemain yang sudah lama diincar belum dibutuhkan di Januari tetapi baru musim mendatang. Tetapi ketakutan disalip serta melambungnya harga pemain membuat klub memilih untuk segera bergerak.

Cara cerdas dilakukan oleh Juventus terhadap pemain incaran mereka di Liverpool, Emre Can. Juventus melakukan perjanjian pra kontrak sebelum Emre Can dilepas secara Free pada akhir musim. Katanya, Manchester City, Bayern dan Monaco hendak masuk ke dalam lingkaran transfer, tetapi Juventus sudah bergerak terlebih dahulu. Jika menunggu akhir musim, pasti akan lebih sulit.

Hal terakhir adalah hal yang paling umum.  Kesempatan ini digunakan untuk mencari atau membeli pemain untuk menambal kelemahan klub dari hasil evaluasi separuh musim. Oleh karena itulah santer diberitakan Manchester United mengincar Gareth Bale (Madrid), Paulo Dybala (Juventus), Ozil (Arsenal) dan Alex Sandro (Juventus) untuk mengisi sisi yang paling lemah yang terlihat di Red Devils.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Chelsea dengan membeli gelandang  Everton, Ross Barkley. Penampilan lini tengah terasa melempen sepeninggal Matic, membeli Barkley diharapkan akan memperkuat lini tengah sekaligus suksesor yang bagus bagi Fabregas yang tampil kurang stabil. 

Transfer pertama Chelsea di Januari yang diperkirakan akan diikuti oleh transfer yang lain, salah satu isu yang menguat adalah Chelsea juga mengincar Alex Sandro.

Bukan di tanah Inggris saja, bursa transfer ini terasa menggila. Resminya kedatangan Diego Costa di Atletico Madrid membuka keran di sana, sesudah itu Coutinho tiba. 

Seiring kedatangan Coutinho di Barcelona, saat itu pula Presiden rival abadi mereka Real Madrid, Florentino Perez bergerak cepat mengajak  striker Inter Milan, Mauro Icardi untuk bergabung. Sempat dibantah, namun isu ini semakin hari terasa semakin kencang.

Drama di bursa transfer ini diperkirakan juga semakin rumit karena dipastikan efek domino akan terjadi sesudah penjualan dan pembelian pemain dari sebuah klub.  Efek domino ini jika dipengaruhi kepanikan klub, maka akan menciptakan transfer besar yang tak terduga. 

Contohnya saja pada Januari 2011, Liverpool menjual Fernando Torres ke Chelsea. Namun sesudah itu, tak tanggung-tanggung, Luis Suarez (Ajax) dan Andy Carrol (Newcastle) dibeli hampir secara bersamaan. 

Aroma yang sama mulai tercium saat ini. Liverpool dipastikan akan membeli seorang atau bisa jadi dua orang pemain winger untuk menggantikan Coutinhomeski belum dipastikan siapa, namun nama-mama yang santer menguat adalah Riyad Mahrez (Leicester City) dan Tomas Lemar (Monaco).

Itu baru Liverpool. Jika Arsenal jadi melepas Ozil dan Sanchez secara bersamaan, bisa dibayangkan Wenger akan gencar dan segera mencari pengganti mereka. Kabarnya strategi domino Arsenal adalah dengan menunggu tibanya Icardi di Real Madrid dan mencoba membeli salah satu dari Bale dan Benzema, yang rencananya dibuang Madrid setibanya Icardi. Ah... semakin menarik...

Kita tunggu saja...