Mohon tunggu...
Arnilah Ahoro Sidi
Arnilah Ahoro Sidi Mohon Tunggu... Guru - A mother and a teacher

arnilah@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Pilihan

Duh, Bahasa Inggris kok Tidak Konsisten dan Membingungkan?

25 Oktober 2021   23:24 Diperbarui: 27 Oktober 2021   10:56 1571
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Adakah diantara kalian yang merasa seperti itu? Bahwa, Bahasa Inggris itu tidak konsisten dan kerap membingungkan? Coba kita simak Bersama!

Siapa yang bisa mengucapakan ketiga kata dalam Bahasa Inggris ini : university, umbrella, put. Hurufnya sama, yaitu 'u'. tapi kok cara bacanya beda?  Atau coba contoh lain, yuk ucapkan kata-kata ini : This dan think. Tulisan 'th' nya sama, tapi ko ga konsisten si cara bacanya?

Nah, istilah ilustrasi di atas disebut ortografi, representasi bunyi dari sebuah Bahasa melalui simbol tertulis. Sederhanya seperti ini, tulisannya sama tapi ejaan dan pengucapannya beda. Itu yang dimaksud dengan ortografi.

Lalu, apa yang menyebabkan ortografi Bahasa Inggris tidak bisa merepresentasikan fonem atau bunyi? Kenapa ejaaan dan pengucapan Bahasa Inggris tidak konsisten? Jawabannya bisa ditemukan di buku Steinberg, "An Introduction to Psycholinguistics". Setelah dirunutkan ternyata fenomena ini berawal dari sejarah.

Pertama, fakta bahwa Bahasa Inggris menggunakan alfabet Romawi. Karena perkembangan Kerajaan Romawi dan pengaruh Gereja Katolik yang begitu pesatnya. Sehingga,  penulisan Romawi menyebar dan digunakan di negara-negara Eropa, termasuk Inggris. Nah, alfabet Romawi ini banyak berasal dari Bahasa Latin yang memiliki lebih banyak fonem dibanding Bahasa Inggris. Sehingga, Bahasa Ingggris harus melakukan beberapa penyesuaian.

Alasan kedua, Bahasa Inggris tidak mampu mereflesikan perkembangan Bahasa lisan yang berkembang lebih cepat ketimbang Bahasa tulisan. Alasan yang ketiga, Bahasa Inggris dipengaruhi oleh bahasa Jerman dan Perancis. Ketiga hal tersebut mengakibatkan pengucapan Bahasa Inggris yang  berhubungan dengan ortografi, menjadi sangat kompeks.

Kondisi sejarah tersebut adalah pangkal yang menyebabkan ketidakonsistenan dalam penulisan Bahasa Inggris. Seperti apa si, yuk kita simak. Pertama, satu huruf dalam Bahasa Inggris bisa mewakili lebih dari satu bunyi, khususnya huruf vokal. Beberapa kata bahkan memiliki dua bunyi atau lebih. 

Seperti yang kita lihat di contoh di awal tentang huruf 'u' yang memiliki pengucapan /yu/, /u/, dan /a/ yaitu kata university, put, umbrella. Kedua, kombinasi beberapa huruf dalam Bahasa Inggris ternyata menjadi bunyi yang berbeda. Misal, kata that dan  cloth, chat dan chlorophyll. Kebayang kan, huruf 'th' dan 'ch' di atas bisa punya dua bunyi loh!

Nah, sekarang sudah tahu kan, pangkal masalahnya teryata karena sejarah. Lalu,  setelah kita mengetahui kondisi ini, apa yang harus kita lakukan untuk mengatasinya Sebenarnya banyak yang bisa kita lakukan. Namun, satu hal yang pasti, kita harus lebih banyak berinteraksi dalam Bahasa Inggris.

Banyak-banyaklah  mendengar, membaca, menulis, dan berbicara dalam Bahasa Inggris. Semakin sering tingkat interaksi ini, kemungkinan besar pemahahaman kita akan lebih baik lagi. Dan, jangan lupakan kamus ya, sahabat terbaik dalam belajar Bahasa Inggris. 

Apalagi kamus online sudah sangat beragam dan mudah diakses. Selain itu, kita juga bisa menggunakan berbagai aplikasi belajar Bahasa Inggris yang menarik. Pokoknya, selalu ada cara untuk orang yang mau berusaha!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bahasa Selengkapnya
Lihat Bahasa Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun