Mohon tunggu...
Armen Natohong
Armen Natohong Mohon Tunggu... Penulis Amatir
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Mahasiswa jurusan ilmu perpustakaaan UIN Sumatera Utara

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Bursa Transfer : Perang Dingin antara Bale dan Zidane Harus Segera di Akhiri

31 Agustus 2020   19:38 Diperbarui: 31 Agustus 2020   20:46 71 10 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Bursa Transfer : Perang Dingin antara Bale dan Zidane Harus Segera di Akhiri
Bale dengan raut wajahnya marah ditarik keluar oleh zidane, sumber : Halaman Remafi Facebook.

Dua tahun belakangan ini hubungan Bale dan Zidane kurang harmonis. Awalnya mulanya perseteruan ini diduga, karena Zidane mencadangkan bale di pertandingan Final Liga Champions 2018 antara Real Madrid berhadapan dengan Liverpool di Keiv, Ukraina. Meski di babak kedua ia dimasukkan ia mencetak dua goal tersebut dan  sekaligus membawa Real Madrid juara Liga Champions untuk ketiga kalinya secara beruntun.Menariknya, usai laga tersebut, Bale berbicara dalam sebuah sesi wawancara bahwa dia akan berkomunikasi dengan agen terkait masa depannya di Real Madrid.


Namun masa depannya saat itu masih ada  di Real Madrid, Setelah Zidane memilih untuk mundur dari jabatannya sebagai pelatih Real Madrid. Nyatanya, Zidane malah kembali ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid pada 11 Maret 2019.

Setelah kembalinya Zidane di Real Madrid, Bale memang diturunkan dalam 8 pertandingan Liga Spanyol. Perseteruan mereka pun kembali mencuat. Hal tersebut diperkuat karena Bale sama sekali tak dimainkan pada 3 laga terakhir Liga Spanyol musim 2018-2019.

Pada laga pramusim International Champions Cup 2019 di Houston, Amerika Serikat kontra Bayern Muenchen, Sabtu (20/7/2019) lalu, Bale juga tak ikut disertakan. Dalam laga tersebut, Real Madrid menelan kekalahan 1-4 dari Bayern Munchen dengan mengandalkan mayoritas pemain utama. Bale disebut tidak bergabung bersama Zidane dan pemain El Real lainnya di Houston karena harus mengejar jadwal penerbangan.

Namun, alasan itu sepertinya tidak membuat isu konflik antara Bale dan Zidane mereda. Agen Gareth Bale, Jonathan Barnet, telah mengeluarkan sejumlah pernyataan yang mengindikasikan bahwa sang pemain ingin bertahan di Real Madrid.

Bale pun sempat bergabung bersama agenda pramusim klub di Montreal, Kanada, tetapi dia tak dimainkan pada laga uji coba perdana di sana.

Terkait alasan tersebut, Zidane dengan jelas menyatakan bahwa pihak klub sedang mencoba untuk menjual Bale.

"Bale ditinggalkan karena klub sedang berusaha menjualnya. Jika dia bisa pergi besok, itu akan lebih baik," ujar Zidane kepada awak media.

"Ini bukan masalah pribadi, saya tidak punya apa-apa untuk melawan Bale, tetapi saya harus membuat keputusan," ucap Zidane melanjutkan.

Zidane kemudian menegaskan bahwa semua langkah yang diambil demi kebaikan klub ke depannya.

"Pergi adalah keputusan dari pelatih, dan juga pemain, yang tahu seperti apa situasinya," tutur Zidane.

Sejauh itu, belum ada banyak tawaran untuk Gareth Bale. Namun, Tottenham Hotspur atau klub China menjadi solusi yang paling memungkinkan jika Bale benar-benar pergi dari Real Madrid. Namun transfer itu tidak terwujud perihal transfer dan gaji permintaan bale yang begitu tinggi.

Perseteruan itu pun sempat meredup sampai sebelum kompetisi diberhentikan karena pandemi corona. Meski Bale belum pemain pilihan utama di starting eleven Madrid. Tercatat sepanjang musim 2019/20, Zidane cuma 12 kali menurunkan Bale sebagai starter.

Perseteruan itu kembali mencuat, Dalam 11 pertandingan yang dimainkan Real Madrid sejak kompetisi bergulir kembali. Bale total hanya mencatat 100 menit di lapangan dan sepenuhnya tak dipakai dalam beberapa pertandingan terakhir Los Blancos. Dan petanda perseteruan itu Bale bertingkah  atau berulah dibangku cadangan. Seperti tidur dibangku cadangan dengan menutup mata dengan masker dan menonton pertandingan dengan meneropong dari buka yang ia lipat berbentuk bulat.

Bale tidur dengan menutup mata pakai masker, Sumber : TribunNews.
Bale tidur dengan menutup mata pakai masker, Sumber : TribunNews.
Bale pun tidak ikut ke Manchester untuk pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champions 2019/20, antara Manchester City kontra Real Madrid. Bale sendiri yang meminta agar tidak dimasukkan dalam skuat.Lalu mengapa Bale menolak dibawa ke Manchester? Kepada wartawan Zidane tidak berkomentar banyak. Hanya sebatas permintaan Bale untuk tidak masuk dalam skuat melawan Man City.


Namun, laporan Evening Standard, Bale ternyata punya alasan yang logis sehingga tidak mau ikut ke Manchester.

Disebutkan bahwa pemain asal Wales itu tidak ingin mengalami penghinaan lagi dengan menjadi pemain pengganti yang tidak digunakan. Seperti yang terjadi akhir-akhir ini. Dikatakan bahwa Bale tahu dia akan kembali jadi penghuni abadi bangku cadangan di Etihad dan oleh karena itu menolak untuk bepergian.

Setelah kompetisi berakhir dan bursa transfer telah dibuka ini saatnya perang dingin antara Bale dan Zidane diakhiri.

Presiden Real Madrid periode 2006--2009, Ramon Calderon, pesimistis perang dingin pelatih Zinedine Zidane dan Gareth Bale dapat diselesaikan. Bale tidak lagi masuk proyek Zidane. Nama pertama hanya duduk di bangku cadangan dalam beberapa pertandingan terakhir LaLiga Spanyol.

"Pelatih [Zidane] sudah tidak bergantung padanya [Bale]. ucap Calderon, Jika Zidane tetap bersama Real [Madrid]. Saya yakin sekali, dia [Bale] lah yang harus menemukan solusi. Maka, saya pikir keduanya harus menemukan solusi untuk mengakhiri kesulitan ini demi kedua belah pihak. Jika dia [Bale] tidak ingin mengurangi gajinya, yang mana itu bisa dimaklumi, pihak klub dan Bale harus mencari cara lain untuk menyelesaikan situasi ini". [MARCA]

Kontrak Bale di Madrid sendiri masih tersisa hingga Juni 2022. Tercatat, Bale menjadi penerima gaji tertinggi kedua di Madrid setelah Eden Hazard, yakni sebesar 350.000. Dengan gaji yang tinggi pemain berusia 31 tahun itu bikin pihak El Real kesulitan mencari klub peminat, apalagi dalam kondisi krisis pasca-pandemi.

Rumor transfer teraktual, Tottenham Hotspur dikabarkan bakal sekuat tenaga memulangkan Bale, karena pelatih  Jose Mourinho menginginkan Bale ada di skuatnya untuk menghadapi kompetisi liga Inggris musim depan.  Tottenham siap menebusnya, namun bale harus siap menerima gajinya diturunkan jika gabung Totenham Hotspur, Real Madrid pun telah menurunkan harga jual Bale. Kenyataannya Bale bersihkeras untuk menetap di Madrid sampai kontraknya habis. Real Madrid kesulitan mencari klub yang bersedia memberi gaji Bale yang setara dengan gajinya di Madrid. Opsi lain biar gaji aman, pindah ke Liga Tiongkok. Masa depan Bale masih jadi tanda tanya?

Namun perseteruan ini perlu diakhiri seperti pernyataan yang ungkapkan mantan presiden Real Madrid selagi jendela bursa transfer masih buka. Mengingat Zidane tak inginkan bale di skuat, ditambahlagi hubungan keduanya memburuk. Perlu adanya komunikasi untuk menemukan solusi biar keinginan kedua belah pihak terwujud sesuai keinginannya.

Jurgen Klinsmann juga telah memberi saran ke Gareth Bale segera memutuskan hengkang dari Real Madrid dan kembali menuju klub lamanya, Tottenham Hotspur. "Waktu berjalan cepat sebagai pemain dan Anda tidak bisa menyia-nyiakannya. Ini adalah perasaan terburuk pemain untuk berada di bangku cadangan," ujar Klinsmann "Hal terpenting bagi setiap pemain adalah berada di lapangan dan bermain. Jika ini tak berhasil, cepat atau lambat Anda harus mempertimbangkan untuk pindah," lanjutnya. "Pemain seperti Bale, kami ingin melihatnya setiap minggu di televisi dan sebagai penggemar Tottenham, saya ingin dia kembali ke Spurs," tutupnya.

VIDEO PILIHAN