Mohon tunggu...
Arman Syarif
Arman Syarif Mohon Tunggu... Guru yg suka mendayung dlm sunyi di lautan aksara brbekal serbuk kopi

Biarku sesengsara bulan, masih ada artiku di atas awan

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Malam Kumat

8 Desember 2019   22:13 Diperbarui: 8 Desember 2019   22:19 33 9 2 Mohon Tunggu...
Malam Kumat
Dokpri

Swastamita pergi
bagai menjemput setumpuk rasa
tinggalkan jejak sendu
maka merualah ruang nelangsa

Di bawah langit pekat malam
risauku bertahta
ini malam tentu pelik
begitu runyam untuk dikunyah

Aku selonjoran
aku terlentang
aku ceracau pada jam
aku menanduk dinding

Atmaku mengembara
terjebak di antara gemintang
dan harapan-harapan pukah
yang kupaksa terbang
sekembalinya membawa sesak
sedang dewi malam setia membisu

Oh,
fajar merahku
datanglah
gulung semua risau malamku

Gowa | 08 Desember 2019

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x