Mohon tunggu...
Arman Syarif
Arman Syarif Mohon Tunggu... Guru yg suka mendayung dlm sunyi di lautan aksara brbekal serbuk kopi

Biarku sesengsara bulan, masih ada artiku di atas awan

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Nyanyian Lapar

6 Desember 2019   07:43 Diperbarui: 6 Desember 2019   07:48 35 13 5 Mohon Tunggu...
Puisi | Nyanyian Lapar
ilustrasi : pixabay.com

Ketika lapar berkuasa
udara kuhirup
udara kulahap
perutku bersenandung
bak orkestra bersuara gelembung
yang bikin gembung

Sayang,
belum sampai di reff
badan terkulai lemas
angan-angan tentang kenyang
membuat suara fals
tempo berantakan

Tapi lapar tak mau kompromi
ia terus berteriak
hingga mendendangkan
lagu-lagu underground
seperti berontak
kemudian menggerek lambungku

"Tak semestinya
kau terus-terusan di sini
pulanglah
pulanglah
pulanglah
ke desamu
di sana makanan rindu menanti"

Nyanyian perutku mengajak pulang tinggalkan kota...

6 Desember 2019
ditulis dengan perut lapar

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x