Mohon tunggu...
Arman Syarif
Arman Syarif Mohon Tunggu... Guru yang suka menulis dalam sepi ditemani kopi hitam

Berhentilah mengeluh. Mengeluh tak akan mengubah keadaan.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Nyanyian Pagi di Bulan Agustus

16 Agustus 2019   07:06 Diperbarui: 16 Agustus 2019   07:10 0 12 2 Mohon Tunggu...

tanah-tanah telah dibebaskan
udara-udara kotor mengandung racun
telah dibersihkan
lalat-lalat nakal yang tuna moral
dari hutan belantara paling menyeramkan
telah diusir

tapi mengapa masih ada
sisa-sisa kawat berduri
membentang di lengkung langit
orang-orang sudah teriak merdeka
mengapa masih ada tetua
yang mencekik leher anak cucunya

mengapa masih ada pemangku
yang menanam luka lupa
dan tak jenuh mengarsir sketsa buram
untuk masa depan
tak cukupkah ratapan dan lumuran darah
para pejuang?

(catatan langit, 16 agustus 2019)

KONTEN MENARIK LAINNYA
x