Mohon tunggu...
Arman Syarif
Arman Syarif Mohon Tunggu... Guru yang suka menulis dalam sepi ditemani kopi hitam

Berhentilah mengeluh. Mengeluh tak akan mengubah keadaan.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Malam Telah Tumpahkan Kopi

23 Juli 2019   22:59 Diperbarui: 23 Juli 2019   23:15 0 7 0 Mohon Tunggu...

malam telah tumpahkan kopi
di atas kepalaku
mengalir ke seluruh bagian wajahku
seketika sorot mata ini meredup
hitam kopi telah meresap
menjalari tulang ubun-ubun dan pelipis
otak kanan otak kiri pun mulai tak seimbang
karena kelelahan mengarungi samudra kata-kata. tak rela membuatnya merambang-rambang di langit remang. sudah saatnya kata-kata ini kuistirahatkan di ranjang waktu

(catatan langit, 23 juli 2019)

KONTEN MENARIK LAINNYA
x