Mohon tunggu...
Arman Syarif
Arman Syarif Mohon Tunggu... Guru yang suka menulis dalam sepi ditemani kopi hitam

Berhentilah mengeluh. Mengeluh tak akan mengubah keadaan.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Puisi | Ketika Dinding Kekuasaan Bisa Mendengar dan Berbicara

25 April 2019   12:37 Diperbarui: 25 April 2019   23:51 0 26 13 Mohon Tunggu...
Puisi | Ketika Dinding Kekuasaan Bisa Mendengar dan Berbicara
ilustrasi kekuasaan. (Kompas)

Bayangkanlah ketika semua dinding kekuasaan bisa mendengar dan berbicara, maka yakinlah seyakin-yakinnya: negeri ini benar-benar akan adil dan makmur.

Tak akan ada yang berani menyimpang, tak akan ada yang berani berdusta. Tak akan ada yang berani mempermainkan hak-hak rakyat.  Semua tangan akan tulus mengabdi untuk kemajuan negeri.

Sebab dinding kekuasaan itu akan menyeret seseorang ke pengadilan, ia akan bersekutu dengan penegak hukum. Memberi kesaksian sebagaimana kesaksian. Ia tak akan mengenal suap, sebab ia tak dibekali nafsu.

(Catatan langit, 25/04/2019)

KONTEN MENARIK LAINNYA
x