Mohon tunggu...
Ariyadi Ahmad
Ariyadi Ahmad Mohon Tunggu... My Blog

"Syukur yang tidak terhingga itu ketika setiap apa yang kita lihat, dengar dan rasakan menjadi inspirasi. Kemudian menumpuk menjadi sampah di tepi kepala, pada akhirnya menjadi ribuan kalimat untuk dapat dibaca".

Selanjutnya

Tutup

Kotaksuara

Pastikan Pilkada Tanpa Money Politik

8 November 2019   12:51 Diperbarui: 8 November 2019   12:55 0 0 0 Mohon Tunggu...
Pastikan Pilkada Tanpa Money Politik
SIAGA-Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Pesawaran menggelar apel siaga sebelum bergabung dengan pihak keamanan saat prosesi pengambilan nomor urut calon di Museum Transmigrasi Lampung, beberapa waktu lalu

BARISAN Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pesawaran berkomitmen untuk terus mengawal proses Pemilihan Kepala Derah (Pilkada) di wilayah tersebut. Hal tersebut guna memastikan Pilkada berjalan dengan damai dan bersih dari pelanggaran-pelanggaran seperti black campaign dan praktik money politic.

Ketua PC GP Ansor Pesawaran, Ahmad Jazuli mengatakan, Pilkada adalah hajat besar lima tahunan yang harus benar-banar berjalan dengan jujur dan adil serta jauh dari politik uang. Dengan begitu, lanjutnya, Pilkada akan menghasilkan Kepala daerah yang berkualitas, berwibawa dan dapat memakmurkan wilayah yang dipimpinnya.

”Kami berkomitmen akan mengawal Pilkada dengan mengerahkan segala sumberdaya yang ada. Targetnya adalah menciptakan Pilkada yang berwibawa,” kata Jazuli, kemarin.

Untuk itu, tambah Jazuli, pihaknya telah menyiapkan sedikitnya 1000 personil Banser yang telah diberi pelatihan khusus guna mengamankan Pilkada terutama dari kampanye hitam dan politik uang. ”Ya, kami memiliki sedikitnya 1000 personil Banser gabungan dari beberapa daerah yang sedang menggelar Pilkada. Pasukan Banser ini nantinya akan berkoordinasi dengan pihak keamanan dan penyelenggara Pemilu dalam upaya mencipkatan Pilkada bersih,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Bandar Lampung, Mamat AG ditemui wartawan koran ini di markas GP Ansor Kota Bandar Lampung membenarkan hal tersebut. Menurutnya, pihaknya tidak hanya akan diam saja dengan kondisi politik yang ada saat ini. Mengingat Lampung masuk dalam Zona Merah Politik Uang versi Bawaslu.

”Kami merasa terpanggil untuk mengambil peran, agar tidak hanya menjadi penonton. Kami akan ikut mengamankan Pilkada agar jauh dari praktik politik uang. Bila perlu kami akan membantu pihak penyelenggara dan keamanan untuk menangkap pelaku politik uang. Saya rasa semangat seluruh masyarakat Lampung sama ketika berbicara Pilkada, seluruhnya ingin Pilkada yang bersih dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas,” pungkasnya. (*)

KONTEN MENARIK LAINNYA
x