Media

Dandim 0716/Demak Meluangkan Waktu Sebagai Pembina Upacara di SMA N 2 Demak

22 Januari 2018   14:42 Diperbarui: 22 Januari 2018   14:46 883 0 0
Dandim 0716/Demak Meluangkan Waktu Sebagai Pembina Upacara di SMA N 2 Demak
xxc-5a659376caf7db4c2564c9d3.jpeg

Demak - Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusnianto, sebagai Irup pada upacara Bendera Senin ( 22/01/18 ) di lapangan Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Demak. Upacara dihadiri Danramil 01/Demak kota Kapten Kav Karmadi,Pasi Pers Kodim 0716/Demak Lettu Inf Tulodo Kepala Sekolah SMAN 2 Ibu Dra.Siti Asiyah, MM, MPD beserta Para Guru, dan siswa siswi SMA 2 Demak.

Dalam Amanatnya Dandim 0716/Demak menyampaikan bahw kegiatan Upacara dilaksanakan dalam rangka untuk mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa dan menumbuhkan nilai cinta tanah air indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.

Atas nama pribadi dan seluruh warga Kodim 0716 / Demak, saya ucapan terima kasih dan penghargaan yang tak terhingga kepada Kepala Sekolah SMAN 2 Demak Kab. Demak, yang telah berkenan  meluangkan waktu untuk saya sebagai Pembina Apel di sekolah ini juga untuk memberikan penyuluhan dan pencerahan tentang rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan untuk meningkatkan moralitas dan memantapkan kualitas generasi muda.

asd-5a65931edd0fa82f332b3ba2.jpeg
asd-5a65931edd0fa82f332b3ba2.jpeg
Diharapkan ke depan para generasi muda dimulai dari usia remaja sudah tertanam dengan jiwa patriotisme, wawasan kebangsaan agar pembinaan karakter dan jati diri bangsa sejak usia dini tidak hilang dan sudah terbentuk. Para Siswa-siswi yang saya banggakan, Presiden pertama kita lr. Soekarno pernah mengatakan "Berikan saya 10 orang tua maka saya akan mencabut semeru dari akarnya, akan tetapi berikan saya 10 pemuda maka saya akan mengguncangkan dunia". Dari kutipan kata-kata bung Karno kita bisa mengetahui apakah pada masa itu para pemuda bantuan diagung-agungkan oleh bung Karno. Karena para pemuda merupakan generasi penerus bagi bangsa Indonesia.

Para pemuda merupakan tumpuan bagi masa depan bangsa karena para pemuda-lah yang akan meneruskan tongkat estafet pimpinan bangsa indonesia.

Dandim Juga menuturkan bahwa akhlak manusia juga sangat penting kejujuran salah satu contohnya. Selain itu, orang muda secara khusus remaja masih memiliki sifat emosi yang labil, dan sangat ingin mencari tahu tentang hal-hal yang sebelumnyaya tidak tahu. Dan halal mereka yang terperosok dalam hal yang buruk. Seperti contohnya adalah narkoba yang sudah menjamur dikalangan remaja, tidak sedikit remaja yang masuk ke dalam pergaulan yang salah itu saja hanya pendidikan-lah yang dapat mengarahkan para pemuda agar memiliki kompetensi dan akhlak yang baik agar kita akan memiliki generasi muda yang berkualitas dan menjadi tumpuan bagi bangsa dan negara kita untuk kedepannya.

Diakhir amanatnya Dandim mengajak siswa siswi untuk berprestasi dan berkompetisi serta menyadari kembali tentang nilai-nilai falsafah bangsa yang di tanam oleh pendahulu seperti cinta tanah air, sikap mental toleransi dan kerukunan umat beragama. Inilah fondasi yang sampai saat ini masih dibutuhkan untuk menyatukan kebersamaan kita ditengah- tengah beragam ancaman dan konflik yang mewarnai dunia global saat ini.

Generasi muda yang merupakan tulang belakang bangsa harus dipersiapkan sedini mungkin untuk mewujudkan sosok pemuda yang tangguh di tengah kondisi sosial yang dirundung pessimisme, apatisisme demoralitas bahkan kebenci tidak ada jalan ideal kecuali menengok kembali dan konsensus dasar kita sekarang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Harus disadari soal masalah kebangsaan akhir-akhir ini semakin memudar, bahkan mau sirna pada jatidiri anak bangsa, khususnya generasi muda.

sman-2-demak-5a6593badcad5b25e4493782.jpeg
sman-2-demak-5a6593badcad5b25e4493782.jpeg
Upacara yang diikuti oleh sekitar 1082 orang terdiri dari TNI dan Siswa Siswi SMAN 2 Demak serta guru-guru. Acara tersebut berlangsung dalam suasana hikmad dan tenang, nampak wajah siswa penuh keceriaan dan semangat ketika melihat sejumlah tentara berpakaian loreng berada di sekolah mereka, namun ketika tahu bahwa Dandim menjadi Irup, terpancar kebanggaan luar bisa di wajah mereka.

Dimas (16) siswa kelas XI SMN 2 Demak mengatakan kehadiran Dandim ini bisa menumbuhkan disiplin bagi seluruh siswa , dia juga terpukau dengan melihat Dandim membacakan amanat, "Keren om, Dandim tadi baca amanatnya, jadi malu kalau tak bisa memahami" tutur Putra siswa yang merupakan salah satu atlit karate itu.

Dalam Kesempatan itu Dandim didampingi para guru mengatakan bahwa tujuan diadakannya upacara tersebut adalah untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada para murid, "Bela Negara serta pengetahuan Wawasan Kebangsaan adalah penting untuk para siswa guna menanamkan jiwa patriotisme dan rasa cinta terhadap tanah air " jelas Dandim.

Dandim juga memuji kesiapan para guru dan siswa siswi SMA N 2 Demak yang terlibat dalam Upacara . Upacara seperti ini akan diteruskan oleh para Danramil dan Babinsa di sekolah-sekolah. Sehingga ada hubungan baik antara para guru dan siswa dengan aparat TNI. "Yang sudah berjalan mantap dan bagus, terus ditingkatkan," harap Dandim

Setelah upacara kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi wawasan kebangsaan,Cinta Tanah Air Dan Bela Negara serta sesi tanya jawab oleh Komandan Kodim kepada para siswa siswi bertempat di lapangan upacara SMAN 2