Aris Heru Utomo
Aris Heru Utomo

Tinggal di Bekasi. Menulis lewat blog sejak 2006 dan akan terus menulis untuk mencoba mengikat makna, melawan lupa, dan berbagi inspirasi lewat tulisan. Pendiri dan Ketua Komunitas Blogger Bekasi serta deklarator dan pendiri Komunitas Blogger ASEAN. Blog personal: http://arisheruutomo.com. Twitter: @arisheruutomo

Selanjutnya

Tutup

Media Artikel Utama

Barack Obama Lengser Bagaimana Nasib KW-nya?

22 November 2016   15:05 Diperbarui: 22 November 2016   15:41 644 7 2
Barack Obama Lengser Bagaimana Nasib KW-nya?
Ilham Anas berfose di Shenzen dalam iklan game komputer / foto dari the South China Morning Post

Setelah 8 tahun berkuasa, dalam waktu dekat Presiden AS Barack Obama akan mengakhiri masa jabatannya dan digantikan oleh presiden terpilih Donald Trump. Menjelang berakhirnya masa jabatannya tersebut, Obama memanfaatkan kesempatan KTT APEC 2016 di Lima, Peru, untuk berpamitan dengan pimpinan negara-negara anggota APEC.

Di hadapan wartawan yang meliput KTT APEC di Lima, Obama menyampaikan bahwa setelah tidak lagi menjadi presiden maka prioritas utamanya adalah mengajak istri dan anak-anaknya berlibur serta menulis. Untuk sementara waktui ia tidak akan kembali ke politik dan tidak akan mengganggu penggantinya dengan terus melakukan kritik. Ia akan melanjutkan tradisi untuk memberikan ruang presiden dalam memerintah.

Jika Obama sudah jelas memilih karir dan kegiatan setelah tidak lagi menjadi Presiden AS, bagaimana dengan Ilham Anas asal Indonesia, yang karena kemiripannya dengan Obama, sukses berperan sebagai imitator alias Barack Obama KW?

Sependek pengetahuan saya, belum ada media Indonesia yang mengulas masa depan Ilham Anas sebagai Barack Obama KW. Bisa jadi karena berita tentang Ilham Anas bukanlah berita yang seksi dan menjual jika dibandingkan pemberitaan seputar Obama sendiri.

Namun tidak demikian dengan surat kabar Tiongkok the South China Morning Post (SCMP) edisi 6 November 2016 yang memberitakan mengenai masa depan Obama KW. Dalam pemberitaan yang ditulis Bhavan Jaipragas dan berjudul “ ‘Obama’s like Elvis, there will always be demand’: Indonesia’s bootle Barack” diceritakan mengenai masa depan Ilham Anas setelah Barack Obama tidak lagi menjadi Presiden AS. Apakah ia akan tetap diburu perusahaan periklanan ataupun stasiun televisi untuk berperan sebagai Obama?

Mengutip komentar Ilham Anas sendiri (43 tahun), Jaipragas menuliskan bahwa tidak akan ada perubahan signifikan terhadap masa depan Ilham Anas yang terkenal setelah fotonya yang bergaya Obama viral di media sosial pada 2008. “Sebagai seorang peniru atau imitator tokoh-tokoh terkenal, tetap ada harapan dan masa depan. Selalu ada permintaan untuk berfoto dengan peniru tokoh-tokoh terkenal seperti Barack Obama, Elvis Presley, Michael Jackson, Bill Clinton ataupun Jimmy Carter”   

Berdandan mengenakan jas hitam yang menjadi ciri khas Obama, serta rambut pendek keperakan, kuping lebar dan senyum khas dengan gigi putih berderat rapih, penampilan Ilham Anas jelas selalu menarik perhatian banyak orang termasuk fotografer.

Tidak mengherankan jika kemudian ia laris manis dikontrak sebagai model iklan oleh perusahaan-perusahaan periklanan di Asia. Di Indonesia sendiri Ilham Anas kerap tampil sebagai model iklan sebuah perguruan tinggi dan terkenal dengan taglinenya “Kuliah, di B** Aja”.

Di luar negeri, iklan pertama Ilham Anas adalah di tahun 2009, tidak lama setelah pelantikan Obama sebagai Presiden AS. Ilham Anas tampil sebagai model iklan obat sakit perut dimana ia berperan sebagai Obama yang sedang kekenyangan dan diberi obat oleh mantan Presiden Filipina Gloria Arroyo Macapagal (yang tentu saja KW).

Bukan hanya di Filipina, Ilham Anas yang berprofesi sebagai penulis lepas dan fotografer ternyata juga popular di Tiongkok, Hong Kong, Singapura, Malaysia, Thailand dan Amerika Serikat.

Ilham Anas kerap melakukan perjalanan ke Tiongkok untuk melakukan pemotretan untuk iklan suatu produk, misalnya computer game, makanan ataupun obat-obatan. Karena sering tampilnya sebagai model iklan di Tuiongkok, Ilham Anas bercerita bahwa jika ia mengenakan jas dan berjalan-jalan atau memasuki restoran di Guangzhou atau Beijing, banyak orang yang menegurnya “Hey, Obama”. Di Amerika Serikat, Ilham Anas bahkan pernah satu lift dengan seorang nenek yang kaget setengah melihat penampilannya yang mirip Obama.

Berkat kemiripannya dengan Obama, Ilham Anas bisa mendapatkan rejeki tambahan yang cukup lumayan. Tanpa menyebutkan nominalnya, Ilham menyebutkan bahwa setidaknya  ia bisa membeli rumah berlantai dua dan kendaraan. Kini dengan lengsernya Barack Obama sebagai Presiden AS, bisa jadi pendapatan Ilham Anas tidak akan sebanyak seperti saat Obama menjadi presiden, namun seperti dikatakan Ilham Anas sendiri “selalu ada permintaan untuk tokoh-tokoh terkenal” maka tidak akan ada kekhawatiran terkait masa depannya. Karena sejak awalpun Ilham Anas tidak pernah menyangka akan mendadak terkenal karena memiliki kemiripan wajah dengan Obama. Bahasa mudahnya “rejeki sudah ada yang mengatur, jadi tidak perlu khawatir”.