Mohon tunggu...
Arini Amalia Falihah
Arini Amalia Falihah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Dampak Kekerasan Rumah Tangga terhadap Psikis Anak

6 Juli 2021   10:33 Diperbarui: 6 Juli 2021   10:58 85 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Dampak Kekerasan Rumah Tangga terhadap Psikis Anak
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

DAMPAK KEKERASAN RUMAH TANGGA TERHADAP PSIKIS ANAK OLEH : ARINI AMALIA FALIHAH MAHASISWA SOSIOLOGI ANGAKATAN 2019 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 

Keluarga adalah unit terkecil dari  interaksi sosial,yang didalamnya terdapat ayah,ibu, dan anak ,ayah menjalankan tugasnya sebagai kepala keluarga yang menafkahi keluarganya,ibu bertugas sebagai ibu rumah tangga mengurus rumah, anak menjalankan tugasnya ntuk membantu orangtuanya dengan cara mencari ilmu.

dampak KDRT terhadap psikis anak ialah menjadikan anak tersebut terlantar akibat ulah orangtuanya yang tidak peduli kepada anak sehingga mengganggu kesehatan mentalya,anak tersebut merasa iri dengan teman temannya karena temannya mempunyai orangtua tetapi anak tersebut harus bisa menjadi dewasa sebelum waktunya.

kalau anak tunggal pasti akan mencari uang untuk dirinya sendiri,akan tetapi kalau anak yang ditinggalkna orangtuanya tersebut mempunyai banyak adik akan mencari uang untuk menafkahi adik-adiknya biasanya yang dibebani adalah anak yang pertama. nahlkan ada yang sama sekali tidak diperdulikan oleh orangtuanya,hidup penuh perjuangan bullyan itu sudah menjadi makanan sehari-hari bagi dirinya 

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN