Mohon tunggu...
Satu Cinta
Satu Cinta Mohon Tunggu... (Semua Tulisan Sudah Disetujui Kontributor untuk Dimuat di Akun Solidaritas Ini)

Akun gotong-royong untuk menolong sesama tanpa bedakan SARA. Setiap klik dan share artikel-artikel di akun ini adalah bantuan Anda untuk calon penerima bantuan. Tertarik menyumbang artikel dengan tetap mencantumkan nama Anda sebagai penulis? Tidak ada ikatan harus menulis rutin sebagai kontributor. Kontak: arigita@mail.com (ingat: mail.com) FB: https://www.facebook.com/satu.cinta.790256 Twitter: https://twitter.com/satucin09545161 Calon penerima bantuan hasil K-Rewards dua bulan ke depan: seorang anak kurang mampu (data terverifikasi)

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan Pilihan

Asisten Jokowi dan Kapolri dari Papua, Bukti Kita Semua Bersaudara

21 Agustus 2019   05:35 Diperbarui: 21 Agustus 2019   05:45 0 4 1 Mohon Tunggu...
Asisten Jokowi dan Kapolri dari Papua, Bukti Kita Semua Bersaudara
Jhonny (asisten Jokowi) dan Stefanus (asisten Tito)-kumparan.com

Insiden yang terjadi di asrama mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang seperti api kecil yang memantik api yang lebih besar. Penahanan sejumlah mahasiswa Papua atas dasar dugaan perusakan bendera merah-putih "digoreng" sedemikian oleh kelompok tertentu yang menggunggah narasi untuk menghasut warga melalui media sosial. 

Akibatnya, unjuk rasa warga di Kota Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/2019), yang sejatinya bertujuan memprotes dugaan persekusi dan serangan rasis terhadap mahasiswa Papua di Pulau Jawa akhirnya diwarnai kerusuhan. Selain memblokade jalan, massa membakar Kantor DPRD Papua Barat.

Presiden Jokowi berusaha menenangkan warga Indonesia di Papua agar tak larut dalam tindakan kontraproduktif yang merugikan kebaikan bangsa kita. 

Jokowi, presiden yang sering berkunjung ke Bumi Cenderawasih itu, bahkan sampai membuat unggahan istimewa di akun Facebook resminya pada 19 Agustus 2019. 

"Teruntuk saudara-saudaraku, Pace, Mace, mamak-mamak di Papua, di Papua Barat.
Saya tahu ada ketersinggungan. Oleh sebab itu, sebagai saudara sebangsa dan setanah air yang paling baik adalah saling memaafkan. Emosi itu boleh, tetapi memaafkan itu lebih baik. Sabar itu juga lebih baik.
Dan yakinlah bahwa pemerintah akan terus menjaga kehormatan dan kesejahteraan saudara-saudaraku, Pace, Mace, mamak-mamak yang ada di Papua dan di Papua Barat. Terima kasih," tulis Jokowi.

Asisten Presiden Jokowi dan Kapolri Tito Karnavian dari Papua

Banyak yang mungkin belum tahu bahwa asisten pribadi Presiden Jokowi dan asisten pribadi Kapolri Tito Karnavian adalah dua putra Papua.

Asisten Kapolri Tito Karnavian bernama Stefanus. Sayang sekali, informasi dari media massa amat minim menyangkut sosok Stefanus, ajudan Kapolri Tito Karnavian. Yang pasti, Stefanus dipuji oleh Tito Karnavian.

Berkat Stefanus pula, Jokowi tertarik memiliki seorang ajudan pribadi dari Papua. Kapolri Tito Karnavian sendiri mengisahkan awal mula ketertarikan Jokowi memiliki ajudan seorang polisi yang berasal dari Papua.

Jokowi dan Tito Karnavian bersua dalam peringatan hari jadi Bhayangkara ke-71 di Mapolda Metro Jaya, Jaksel pada Senin (10/7/2017). Presiden Jokowi kala itu bertanya kepada Kapolri mengenai seorang ajudannya yang berasal dari Papua, Stefanus. Presiden menanyakan mengenai kredibilitas Stefanus.

"Beliau menanyakan ke saya, 'Ajudan Pak Kapolri orang Papua? (Saya menjawab) "Ya betul, Pak."

Jokowi bertanya lagi, 'Bagus tidak?'. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4