Mohon tunggu...
Satu Cinta
Satu Cinta Mohon Tunggu... (Semua Tulisan Sudah Disetujui Kontributor untuk Dimuat di Akun Solidaritas Ini)

Akun gotong-royong untuk menolong sesama tanpa bedakan SARA. Setiap klik dan share artikel-artikel di akun ini adalah bantuan Anda untuk calon penerima bantuan. Tertarik menyumbang artikel dengan tetap mencantumkan nama Anda sebagai penulis? Tidak ada ikatan harus menulis rutin sebagai kontributor. Kontak: arigita@mail.com (ingat: mail.com) FB: https://www.facebook.com/satu.cinta.790256 Twitter: https://twitter.com/satucin09545161 Calon penerima bantuan hasil K-Rewards dua bulan ke depan: seorang anak kurang mampu (data terverifikasi)

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup

Jangan Biarkan Masalah Pribadi Menghambat Niat Baik

13 Agustus 2019   13:35 Diperbarui: 13 Agustus 2019   13:46 0 2 0 Mohon Tunggu...
Jangan Biarkan Masalah Pribadi Menghambat Niat Baik
pixabay

Kontributor: Latifah Maurinta (telah beri izin tulisan dimuat di "Satu Cinta")

Young Lady cantik kecewa. Kecewa dengan seorang gadis yang mengaku ingin membantu Young Lady selama masa periode open pre order novel pertama. Masa open PO berlangsung selama dua minggu. Itu berarti, ada waktu 14 hari untuk promosi.

Hmmmm, Young Lady belum terbiasa mempromosikan buku karya sendiri di sosial media. Syukurlah datang bantuan dari gadis manis itu. Hari pertama berjalan lancar. Ternyata promosi buku karya sendiri itu menyenangkan.

Tapi...
Oh tapi, kelancaran itu hanya berlaku di hari pertama. Si gadis jadi inkonsisten. Dia menghilang berhari-hari, sementara waktu open pre order semakin sedikit. Young Lady yang belum mampu promosi sendirian dan masih butuh bantuan, jadi kecewa. Honestly, Young Lady tidak suka dengan orang yang tidak konsisten. Apa lagi kalau sudah berani berjanji.

Berhari-hari lamanya si gadis menghilang. Finally, ia muncul lagi di minggu kedua masa open PO. Alih-alih membantu Young Lady, dia malah menumpahkan permasalahan rumah tangga orang tuanya. Sebenarnya Young Lady tidak keberatan menjadi tempat curhat

Silakan curhat asalkan jangan melupakan janji. Unfortunately, gadis itu hanya membantu Young Lady selama tiga hari. Tiga dari empat belas hari. Sebelas hari sisanya terlewat karena ia sibuk menenggelamkan diri dalam kesedihan akibat masalah pribadinya.

Kini masa open PO buku pertama Young Lady telah berakhir. Young Lady pun belum mendapat laporan mengenai hasil open PO. Hmmmm entahlah.
Di samping itu, si gadis kadang muncul dan kadang menghilang. 

Bila muncul, ia hanya sibuk mengeluhkan kesedihan hatinya terkait masalah keluarga. Young Lady tak menampakkan kecewa, cukup disimpan di hati dan tulisan saja. Biarkan saja si gadis menisbikan diri menjadi anak paling malang sedunia karena masalah rumah tangga orang tua. 

Keinginan Young Lady untuk meneriakkan kenyataan bahwa ada banyak orang yang lebih berat masalahnya, tertahan di dalam dada. Rasa bosan menyelinap di hati lantaran cerita berulang tentang kebodohan orang tuanya dalam berumah tangga. Namun, semua perasaan negatif itu tidak Young Lady ungkapkan di depan si gadis.

Hikmah Pengalaman Ini
So, apa pelajaran yang bisa diambil dari sekelumit pengalaman di atas? Jangan biarkan masalah pribadi menghambat niat baik. Si gadis terlalu sibuk dengan masalah pribadinya, kan? Sampai-sampai ia mengecewakan orang lain. Sampai-sampai ia tidak profesional dalam hal promosi buku.

Jangan berjanji bila tak yakin mampu menepatinya. Jangan kecewakan orang lain hanya karena terlarut dengan masalah pribadi. Cobalah memisahkan masalah pribadi dengan hal lain. Curhat boleh saja, tetapi jangan sampai mengabaikan janji yang terlanjur terucap. Jangan biarkan panggilan jiwa kita terkalahkan masalah pribadi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x