Mohon tunggu...
A. Pangerans
A. Pangerans Mohon Tunggu... Belajar menulis

Menulis untuk rekreasi

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Mau Bersih Luar Dalam, #SikatGigiMalam Tipsnya

28 Maret 2020   19:42 Diperbarui: 28 Maret 2020   21:01 115 33 8 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mau Bersih Luar Dalam, #SikatGigiMalam Tipsnya
Detik Health Sikat Gigi Sebaiknya Dilakukan di Depan Cermin

Memerintahkan anak untuk menyikat gigi sehabis makan, atau menyikat gigi sebelum tidur bagi sebagian orangtua terasa sangat sulit. Kadang jangankan menyuruh anak atau anggota keluarga lain, dirinya sendiri saja sering tidak sikat gigi sebelum tidur.

Untuk membiasakan sikat gigi pada anak memang sangat sulit. Perlu ketelatenan dan terus menerus. Bila lengah sekali, dua kali bisa-bisa kebiasaan sikat gigi sebelum tidur terlupakan. Jatuhnya kadanh sikat gigi bila ingat, kadang tidak.

Ketika sudah merasa sakit gigi baru sadar ternyata sikat gigi malam sebelum tidur sangat penting. Padahal tidak mungkin sakit gigi jika tidak ada gigi berlubang. Kalau sudah berlubang satu, alamat akan merembet-rembet ke gigi lainnya.

Pengalaman saya, yang paling cepat membuat gigi berlobang itu adalah ketika makan malamnya fengan lauk daging. Bisa daging sapi, kambing, ayam, bebek, burung, pokoknya asal daging kemudian sebelum tidur tidak sikat gigi, sementara ada daging yang terselip di sela gigi tanpa kia sadari. Tau-tau, berapa hari berikutnya ada lobang pada gigi.

Berapa kali sih idealnya kita menyikat gigi selama sehari semalam itu?

Saya pikir, semakin banyak frekuensi menyikat gigi makan akan baik bagi gigi. Ternyata menurut dokter di hellosehat.com, Menurut American Dental Association (ADA), sikat gigi idealnya dilakukan sebanyak 2 kali dalam sehari dengan pasta gigi selama 2 menit. Aturan sikat gigi ini terbukti mampu mengurangi plak sehingga risiko gigi berlubang jadi menurun.

Kalau hanya dua kali berarti menyikat gigi yang ideal adalah sebelum tidur dan bangun tidur. Bisa juga sering-sering menyikat gigi tapi tidak menggunakan pasta gigi, mungkin.

Nah, apa kaitan antara #sikatgigimalam, bisa bikin bersih luar dalam? Sepertin udul tulisan ini. Baiklah kita tidak akan mencoba klikbait atas judul dan isi tulisan ini. Saya hanya mencoba mengaitkan relasi antara menyikat gigi sebelum tidur yang harus menjadi kebiasaan menghasilkan mulut yang bersih.

Istilah "mulut bersih" antonimnya adalah "mulut kotor" yang sering diucapkan pada orang yang suka menjelek-jelekkan orang lain, suka mengadu domba, suka menfitnah, suka nyinyir, dan sebagainya.

Saya teringat sebuah semboyan "Mens sana in corpore sano" yang biasa kita artikan sebagai dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat.

Makna awalnya adalah "di dalam pikiran nan sehat terdapat pada tubuh nan sehat" Ujaran tersebut dalam bahasa Latin berbentuk, mens sana in corpore sano, merupakan karya sastra seorang pujangga Romawi, Decimus Iunius Juvenalis, pada karya bertajuk Satire X, sekitar abad kedua Masehi. (Merahputih.com)

Dalam merahputih.com selanjutnya disebutkan, John Hulley asal Inggris. Dia menggunakan semboyan klasik itu sebagai motto untuk Klub Atletik Liverpool pada 1861. Motto ini melengkapi visi elit abad kesembilan belas tentang olahraga di Inggris. Di sekolah-sekolah berasrama di Inggris, anak laki-laki kaya tidak hanya menerima pendidikan intelektual, tapi juga pelatihan fisik menyeluruh.

Sampai saat ini kita masih sering mengucapkan "mens sana in corpore sano" atau kadang ditambah dengan kata mutiara dari ajaran Islam, "kebersihan sebagian dari iman."

Artinya pada saat anggota tubuh sehat maka jiwa juga akan sehat. Atau menjaga kebersihan anggota tubuh dan lingkungan sekitar adalah sebagian dari iman. Begitu pentingnya kebersihan.

Bagaimana dengan gigi? Sudah disikat, tapi "mulutnya masih kotor", suka suka menjelek-jelekkan orang lain, suka mengadu domba, suka menfitnah, suka nyinyir dan sebagianya. Ternyata dari gigi yang bersih tak menjamin mulit jadi bersih. Secara fisik memang bersih, tak ada koman yang bersarang di mulut.

Lantas bagaimana #sikatgigimalam bisa membuat mulut bersih luar dalam?

Arsitek, ternyata entah terpikir atau kebetulan meletakkan cermin pada toilet/kamar mandi. Secara normal mungkin ketika mandi dan aktifitas lain di toilet/kamar mandi bisa sambil melihat sesuatu dari bagian tubuh kita. Barangkali untuk mempadu-padankan aktifitas dengan melihat cermin.

Di balik semua itu, ada hikmah tersembunyi dari adanya cermin dalam toilet/kamar mandi. Bagi kita yang sempat berpikir ketika melihat gigi bersih setelah sikat gigi, seharusnya ingat pula "mens sana in corpore sano." Di dalam gigi yang bersih terdapat mulut yang bersih. Kalau mulit sudah bersih tak mungkin ada orang yang akan mengatakan "mulut kita kotor."

Nah, bagaimana jika di samping membersihkan gigi dengan cara #sikatgigimalam kita juga membersihkan hati agar mulut dengan gigi yang bersih tersebut dengan ucapan terbaik.

Menjaga ucapan terbaik memang sulit. Anjuran Islam jelas, jika tak bisa berkata baik sebaiknya diam. Atau slogan "Diam itu emas" dan slogan-slogan lain yang intinya adalah agar kita berhati-hati menjaga mulut kita.

Dimulai dengan sikat gigi dua kali sehari memakai pasta gigi sesuai anjuran dokter, kemudian menjaga mulut tetap bersih dengan menjaga ucapan yang mungkin akan menyakiti hati orang lain.

Mulutmu harimaumu! Tak sedikit orang yang karena ucapannya harus berurusan dengan yang berwajib dan akhirnya meringkuk dalam penjara.

Jadi sebelum menyesal, mari kita jaga gigi supaya tidak sakit gigi, jaga mulut supaya tidak menyakiti.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x