Mohon tunggu...
A. Pangerans
A. Pangerans Mohon Tunggu... Tidak ada yang tidak mungkin tidak terjadi jika tidak berdoa

__________

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

"Cleaning Service" Rumah Sakit, Mereka Juga Butuh APD yang Memadai

26 Maret 2020   19:51 Diperbarui: 26 Maret 2020   20:05 160 24 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
"Cleaning Service" Rumah Sakit, Mereka Juga Butuh APD yang Memadai
Go Clean Indonesia Go Clean Indonesia


Beberapa tahun lalu saya sempat hampir dua bulan berada di rumah sakit, menemani anggota keluarga yang ingin melakukan operasi. Mengingat kondisi tubuh belum layak dilakukan operasi maka diperlukan serangkian pemulihan.

Ketika menginap di rumah sakit, setiap pagi ada orang yang masuk ruangan kita membawa sapu pel dengan cairan pembersih lantai masuk dan membersihkan lantai. Saat itu kadang kita masih terlena tidur. Piring dan gelas kotor diambil dan dikumpulkan. Seprai beberapa hari sekali diganti. Selasar pun tak lupa mereka bersihkan.

Siapa mereka? Mereka adalah cleaning service rumah sakit. Dengan shif kerja sehari siang. Sehari malam. Kerja full membersihkan ruang dan peralatan rumah sakit. Saat itu kadang kita tak sempat berkenalan, tak sempat berterima kasih.

Saat pandemi covid-19 merajalela, rumah sakit adalah salah satu tempat paling rentan tersebarnya  covid-19. Cleaning service apakah mereka libur bekerja? Tidak! Mereka tetap masuk seperti biasa, membersihkan selasar, membersihkan toilet, dan kamar mandi, mengambil peralatan makan, mengambil kasur yang pernah digunakan.

Meskipun tak bersentuhan lanngsung dengan perawatan pasien, tak berpengaruh langsung dengan kesembuhan pasien, cleaing service adalah salah satu pahlawan di garda paling rentan terhadap tertularnya covid-19.

Apalagi APD yang masih belum sepenuhnya lengkap ada di seluruh rumah sakit di indonesia. Sebagian besar mereka terpaksa hanga menggunakan APD sederhana, berupa sepatu bot, sarung tangan karet, dan baju jas hujan. Kita tidak bisa menyalahkan kalau ADP standar hanya diberikan pada petugas kesehatan. Dan jika ada kelebihannya baru diberikan ke cleaning service.

Nyatanya pekerjaan cleaning service sangat berarti demi menjada sterilisasi yang ada di rumah sakit. Bagaimana kondisi kebersihan peralatan dan ruangan jika tidak ada cleaning service yang bekerja. Mereka juga salah satu bagian yang sangat urgen dari berlangsungnya perawatan dengan standar kesehatan yang benar.

Oleh karena itu, perhatian terhadap keselamatan kerja para cleaning service juga patut diprioritaskan. Jangan sampai orang pertama yang luput dari perhatian ini menjadi korban covid-19 terbanyak tanpa kita sadari.

Kekurangan jumlah APD untuk petugas kesehatan (dokter dan perawat) memungkinkan pemberian APD untuk para cleaning service mungkin saja terabaikan. Sehingga dibutuhkan lebih banyak lagi ketersediaan APD di rumah sakit.

Donasi dari pada dermawan saat ini sedang dibutuhkan. Bagi kita semua yang memiliki kelebihan dana, mari kita sisihkan sedikit simpanan kita yang ada demi membantu pemerintah, khususnya rumah sakit untuk membeli dan menyediakan APD untuk para cleaning service yang bekerja di rumah sakit.

Kita semua tentu tidak menginginkan seperti yang ditulis laman liputan6.com ini terjadi lagi. Upaya tim medis menghadapi wabah virus corona covid-19 di Kota Cirebon belum diimbangi dengan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) saat menghadapi pasien baik ODP maupun Pasien PDP hingga diisolasi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon Edy Sugiarto mengatakan, petugas medis baik di tingkat puskesmas maupun rumah sakit banyak mengeluh soal alat proteksi diri untuk mereka. (25/3/2020)

Kalau untuk perawat dan tim dokter saja belum cukup, bagaimana dengan petugas cleaning service. Padahal keberadaan mereka juga sangat penting dan rentan tertular covid-19.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x