Mohon tunggu...
A. Pangerans
A. Pangerans Mohon Tunggu... Belajar menulis lepas

Menulis untuk rekreasi

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Tak Enak Hati Membatalkan Resepsi, Sajian pun Dibagi-bagi

26 Maret 2020   18:07 Diperbarui: 27 Maret 2020   04:57 244 32 11 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tak Enak Hati Membatalkan Resepsi, Sajian pun Dibagi-bagi
Ilustrasi pesta pernikahan. (Sumber: thinkstock via kompas.com)

Minggu ini (28/3) tetangga saya akan melangsungkan hajat walimatul perkawinan. Tenda-tenda persiapan pun sudah terpasang. Tetangga-tetangga sudah berdatangan untuk membantu mempersiapkan bumbu olahan untuk hidangan. Undangan juga sudah tersebar.

Kebetulan tetangga saya adalah mempelai perempuan. Mengingat tradisi di sini kalau melangsungkan walimatul perkawinan biayanya dari pihak laki-laki. Sesuai persetujuan semula tanggal dan hari telah diputuskan bersama jauh hari sebelumnya.

Beberapa hari yang lalu, iseng saya sampaikan agar sebelum melaksanakan acara agar datang ke rumah pak RT, minta izin. Maka orangtuanya pun mendatangi pihak RT, dan katanya silakan dilangsungkan. Yang penting tidak ada orang atau keluarga dari luar daerah yang diundang.

Karena tinggal di desa yang akan jauh dari Kecamatan, memungkinkan hilir mudik orang luar daerah masuk ke desa kami.

Kemudian, saya suruh minta izin pihak kepolisian. Katanya tak berani datang ke kantor polisi. Lucu juga. Tapi memang biasanya ketika acara walimatul perkawianan, orang-orang desa hanya lapor kepada pak RT. Soalnya tak ada acara hiburan orkes dan sejenisnya. Bila ada resepsi dangdutan baru lapor. Begitu alasannya.

Saya masih khawatir dampak yang terjadi jika banyak orang berkumpul di acara walimatul perkawinan itu. Kemudian saya telpon seorang teman yang kebetulan anggota kepolisian yang di polsek tempat kami. 

Dari pertimbangan yang disampaikan sebaiknya acara walimatul perkawinanya tak usah dilaksanakan.

Resiko dan manfaatnya lebih banyak resikonya. Makanya saya datangi tetangga tersebut, dan menyampaikan apa yang telah dianjurkan pihak kepolisian. 

Keluarga pihak perempuan akhirnya mendatangi pihak laki-laki untuk meminta persetujuan, karena uang yang digunakan adalah uang dari pihak laki-laki.

Ternyata pihak laki-lakinya sudah mengetahui akan larangan melaksanakan resepsi walimatul perkawinan tersebut, namun merasa tidak enak untuk membatalkan. Pertemuan dua keluarga mempelai akhirnya memutuskan acara nikah tetap dilaksanakan. Namun resepsi pernikahannya dibatalkan.

Hidangan yang telah dipersiapkan untuk acara walimatul perkawinan tersebut rencananya akan diantar ke rumah-rumah tetangga. Anggota karang taruna katanya diminta membantu membagi-bagikan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN