Mohon tunggu...
A. Pangerans
A. Pangerans Mohon Tunggu... Belajar menulis

Menulis untuk rekreasi

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Banjarmasin yang Tiba-tiba Lengang

25 Maret 2020   23:53 Diperbarui: 25 Maret 2020   23:57 46 13 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Banjarmasin yang Tiba-tiba Lengang
Gesuri.id Kondisi Fasilitas Kota Banjarmasin Jadi Sorotan



Menjadi warga Banjarmasin dan telah setengah abad tinggal di kota ini. Kali ini benar-benar berbeda. Bahkan sangat berbeda dengan 50 tahun yang lalu.

Ketika itu, tidak ada mall, tidak ada toko-toko besar, tidak ada ruko. Yang ada hanya toko dari bangunan kayu. Ketika pukul 6 sore hampir semua toko tutup. Keramaian pun pindah di suatu tempat bernama pasar "blauran" buka sejak pukul 6 sore hingga pukul 11 malam.

Lalu lalang ojek pangkalan, tukang becak, dan pejalan kaki hampir memenuhi trotoar jalan. Tak sampai di situ. Ketika lewat tengah malam, pasar subuh telah siap mengganti keramaian. Ibu-ibu penjual sayur telah siap menggelar dagangan. Hingga pukul 9 pagi baru mereka bubar dan meninggalkan lapak-lapak mereka.

Lima puluh tahun lalu. Tak ada yang sepi, walau tak seramai sekarang. Lampu jalanan hanyalah lampu pijar setengah terang. Banyak tukang becak dan tukang ojek yang tidur di tepi jalan, demi menunggu penumpang.

Sekarang, covid-19 mampu mengubah segalanya. Mall resni tutup hari ini. Jalan benar-benar lengang. Rasa ketakutan, benar-benar telah memaksa orang-orang tinggal dalam rumah mereka. Tak ada lagi becak yang mangkal. Yang biasa menghidupkan malam.

Tukang ojek pangkalan telah lama tersisih oleh tukang ojek online. Demikian juga mobil online yang berseliweran memaksa mereka lebih baik tinggal dalam rumah-rumah mereka.

Pejalan kaki yang dahulu sering dijumpai ketika akan berangkat dan pulang dari pasar blauran tak terlihat lagi. Hilir mudik hanyalah mereka yang menunggangi kendaraan sepeda motor. Kemacetan di perempatan adalah hal biasa setiap harinya.

Virus corona mengubah segalanya. Tak ada kemacetan di persimpangam. Jalan Sudimampir yang biasa berjejal tiba-tiba lengang. Jembatan Antasari tempat mangkal suara klakson kendaraan tak terdengar lagi.

Di atas jembatan ini biasanya sisa manusia malam terkahir yang ada di atas jembatan. Para pemancing ikan patin di sungai Martapura tak lagi terlihat. Sungai memang sudah keruh sejak bertahun lalu.

Sulitnya mendapatkan ikan tangkapan menjadikan para pemancing malas turun dan bermalam di atas jembatan. Jempatan Antasari benar-benar lengang. Melebihi lengangnya 50 tahun lalu.

Kita tak bisa membayangkan, bagaimana geliat ekonomi bagi para pedagang kopi di pinggir jalan. Pedagang teh, es cendol, bakso, nasi sop, dan makanan lainnya. Dari para pejalan inilah mereka mengais rejeki. Dari tukang ojek yang mangkal itulah datangnya pembeli.

Geliat ekonomi rakyat kecil memang sedang berada diambang batas yaang menghkawatirkan. Sementara pola hidup individual yang semakin hari semakin kentara.

Biasanya tolong menolong masyarakat dalam.satu gang sering terlihat nyata. Lewat acara-acara RT mereka melakukan kebiasaan gotong royong. Membersihkan saluran, jaga malam, membuang sampah, dan kematian. Sekarang semua serba diupah. Ada orang yang diminta khusus bertugas untuk setiap keperluan.

Hingga datangnya virus corona, menjadikan hidup yang sudah mulai individual menjadi kian terasing dalam lingkungan sendiri. Hidup penuh kesibujan kegiatan harian. Hingga saling kenal dengan tetangga pun kadang terlupa. Hampir menjadi kota besar. Padahal hanya sebuah kota Banjarmasin.

Pergeseran nilai peralahan tergantikan. Modernisasi telah hampir menyelimuti seluruh penghuninya. Kita tidak bisa saling menyalahkan.

Tinggal masing-masing interospeksi diri, virus corona telah membuat hubungan jadi lengang, seperti lengangnya jalan. Semoga virus corona segera pergi bersama perginya sifat individualis dalam hati kita masing-masing.

Takdir manusia diciptakan sebagai mahluk sosial. Jadi disadari atau tidak. ternyata kita butuh orang lain disekitar kita. Individualistis tak akan mampu menolong kita sama sekali. Apalagi ketika virus corona sedang ada di sekitar kita.



VIDEO PILIHAN