Mohon tunggu...
Arif Alfi Syahri
Arif Alfi Syahri Mohon Tunggu... Penulis - Penulis

Mahasiswa STAIPIQ Sumatera Barat Menyukai sastra, jurnalistik, keagamaan, sejarah, isu sosial dan internasional Instagram: @arifalfisyahri_

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Arena Duka Cita

4 Oktober 2022   06:44 Diperbarui: 4 Oktober 2022   06:55 205 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Image Source | Bola.com

Sepakbola seharusnya menjadi tontonan yang menghibur
Namun anarkisme dan fanatisme membuatnya hancur
Ratusan jiwa gugur
Membuat esensi sepakbola menjadi luntur

Perlakuan kasar
Jerit tangis telah terdengar
Ratusan mayat sudah terkapar
Mestinya kita sadar dan belajar

Sepakbola sejatinya menjadi penghubung
Dari berbagai daerah kita semua bergabung
Seharusnya kita bijak dan dewasa dalam mendukung
Sportifitas yang mesti kita junjung

Buat apa kita terlalu fanatik
Dengan saudara sebangsa terlibat konflik
Jika supporternya masih belum terdidik
Sepakbola kita tidak akan pernah membaik

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan