Mohon tunggu...
arifah wulansari
arifah wulansari Mohon Tunggu...

Menulis untuk belajar. Kunjungi blog saya di www.arifahwulansari.com

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Pegal Bukan Hambatan untuk Investasi Sehat Sejak Dini

31 Oktober 2017   17:49 Diperbarui: 31 Oktober 2017   18:43 0 2 1 Mohon Tunggu...
Pegal Bukan Hambatan untuk Investasi Sehat Sejak Dini
ilustrasi pribadi

Beberapa minggu lalu setiap pagi sehabis bangun tidur, badan saya itu rasanya bukannya segar bugar tapi malah pegal semua. Punggung saya linu-linu, kayak habis digebukin. Bagian telapak kaki dan tangan juga terasa kaku. Mau berangkat kerja jadi malas dan nggak bersemangat karena badan nggak nyaman banget. Saya sampai berpikir kira-kira apa yang salah dengan posisi tidur saya? tapi kayaknya sih nggak ada yang salah. Kemudian saya coba konsultasi ke dokter dan disarankan untuk cek darah ke laboratorium. Hasilnya kadar asam urat dalam darah saya ternyata sudah mencapai ambang batas atas standar normal yaitu 6 mg/dl. Sementara kadar kolesterol saya menunjukkan angka 210 mg/dl dimana batas normalnya  adalah kurang dari 200 mg/dl.

Diagnosa dokter, hal inilah yang jadi pemicu rasa nggak nyaman yang saya alami tiap habis bangun tidur. Dari hasil berbincang dengan dokter, saya jadi diingatkan tentang banyak hal. Salah satunya tentang kebiasaan olah raga yang sudah lama banget nggak saya jalankan. Kemudian pola makan saya juga belakangan ini mulai seenaknya. Maunya cuma makan yang enak-enak saja. Makan enak menurut keinginan saya sendiri, bukan apa yang dibutuhkan oleh tubuh saya. Ya gitu deh, makanan enak versi saya itu tiap hari makan daging dan jarang makan buah serta sayuran. Hmm..bagaimana mau sehat ya? Padahal umur sudah semakin bertambah tapi kesadaran untuk hidup sehat malah berkurang. 

Kerja..Kerja..Kerja.., Jangan Lupa Bawa Geliga
Kerja..Kerja..Kerja.., Jangan Lupa Bawa Geliga
Padahal sehat itu adalah syarat utama untuk bisa mewujudkan semua impian dan tujuan hidup. Misalnya saya nih, punya harapan ingin bisa panjang umur dan selalu fit supaya saya bisa terus bekerja dan melakukan lebih banyak manfaat kebaikan untuk orang lain. Tapi bagaimana saya bisa mewujudkan harapan tersebut kalau tubuh saya nggak sehat? Kalau saya sakit justru saya tidak bisa membantu siapapun. Sebaliknya saya malah butuh bantuan dari orang lain. Contoh gampang nya saja selama saya merasakan badan nyeri dan pegal tiap bangun tidur, saya pasti minta tolong suami dulu buat mijetin. Padahal itu baru perkara pegal saja lho, belum sakit yang lebih berat. Makanya mumpung tubuh saya baru ngasih "warning" dalam bentuk rasa pegal dan kaku, maka saya harus segera ambil tindakan pencegahan agar tubuh saya tidak semakin sakit. Saya harus mengubah pola hidup saya dengan cara mengatur pola makan dan rajin olah raga lagi.

Tapi saya bingung mau olah raga apa, karena agenda kerja saya itu sudah padat. Jadi kapan saya bisa olah raga? Jika saya harus pergi ke tempat gym, fitness atau ikut yoga..aduh mana sempat? Kemudian saya baca-baca di internet, mencari inspirasi kira-kira olah raga apa yang cocok buat saya. Lalu jatuhlah pilihan saya pada olah raga jalan kaki dan naik turun tangga. Meskipun terlihat sepele, tapi jenis olah raga simple ini ternyata banyak manfaatnya asal dilakukan secara RUTIN.

Manfaat Berjalan Kaki

Berjalan kaki selama minimal 30 menit setiap hari terbukti bisa mengurangi resiko sakit jantung dan stroke, karena aktivitas ini dapat meningkatkan denyut jantung serta melancarkan sistem peredaran darah. Jalan kaki juga bisa membakar lemak sebesar 70 pound per 20 menit. Selain itu dengan berjalan kaki sebanyak 1000 langkah setiap hari di bawah sinar matahari pagi minimal 15 menit juga bisa mengurangi resiko osteoporosis. Sudah banyak artikel yang mengulas tentang manfaat jalan kaki mulai dari manfaat untuk kesehatan fisik hingga manfaat untuk kesehatan mental seperti bisa menghilangkan stress, terutama jika aktivitas jalan kaki ini dilakukan bersama teman-teman atau keluarga.

Teman joging yang pas adalah sepatu olah raga dan geliga krim
Teman joging yang pas adalah sepatu olah raga dan geliga krim
Manfaat Naik Turun tangga

Aktivitas naik turun tangga manfaatnya juga sangat baik untuk kesehatan. Sebuah penelitian membuktikan bahwa aktivitas naik turun tangga selama 1 menit dapat memberikan manfaat lebih besar dibandingkan berjam-jam ikut fitness. Selain murah, aktivitas fisik ini juga sangat bisa saya lakukan di kantor disela-sela kesibukan kerja. Naik turun tangga asal rutin dilakukan ternyata bisa memberikan efek positif terhadap tekanan darah, kolesterol dan kadar gula darah.

Bawa geliga di dalam tas kerja, untuk berjaga bila pegal melanda
Bawa geliga di dalam tas kerja, untuk berjaga bila pegal melanda
Jadi olah raga itu ternyata tidak harus berat dan mahal. Intinya terletak pada konsistensi dan rutinitas. Sama halnya seperti rutinitas mandi dan gosok gigi yang biasa kita lakukan setiap hari. Jika mandi dan gosok gigi merupakan upaya kita menjaga kebersihan organ luar tubuh, maka olah raga adalah upaya untuk membersihkan organ di dalam tubuh kita dari berbagai macam sampah dan kotoran. Sehingga sama-sama harus dilakukan secara rutin setiap hari.

Namun terkadang saat habis berolah raga ada efek samping lain yang dirasakan oleh tubuh kita yaitu pegal-pegal. Biasanya selang sehari atau dua hari pasca olah raga tubuh terasa pegal terutama pada bagian otot tangan, perut dan kaki. Hal ini biasanya dialami oleh orang yang lama atau jarang olah raga seperti saya. Rasa nyeri atau pegal setelah melakukan aktivitas fisik semacam ini disebut dengan istilah DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness). Ini merupakan hal yang normal terjadi terutama pada orang-orang yang baru memulai suatu program latihan, mengubah rutinitas atau meningkatkan intensitas latihan rutin. Namun rasa pegal yang terjadi tidak perlu dikhawatirkan karena jika kita mengalami hal tersebut, berarti tubuh kita sedang melakukan proses recovery dan membentuk otot yang lebih kuat.

Sebenarnya nyeri otot atau rasa pegal pasca olah raga semacam ini juga bisa dicegah yaitu dengan cara melakukan olah raga secara bertahap dan tidak memaksakan diri. Misalnya dengan cara melakukan pemanasan terlebih dulu. Jika memilih olah raga jalan kaki dan naik turun tangga seperti saya maka lakukan secara bertahap saat akan memulai, jangan langsung tancap gas. Namun apabila rasa pegal tetap saja terjadi, berikut hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa pegal pasca olah raga :

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x