Mohon tunggu...
ARIF WIGUNO
ARIF WIGUNO Mohon Tunggu... Guru - Guru

Rasulullah SAW bersabda: “Allah tidak mengutusku sebagai orang yang kaku dan keras akan tetapi mengutusku sebagai seorang pendidik dan mempermudah.” (HR. Muslim)

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Hubungan antara Sex Education dalam Pembelajaran dengan Perilaku Kekerasan Seksual pada Siswa

4 Desember 2022   11:59 Diperbarui: 4 Desember 2022   12:07 197
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pendidikan merupakan sektor penting dalam pembangunan disetiap negara, berhasil atau tidaknya pendidikan yang dilaksanakan akan menentukan maju mundurnya negara tersebut maka dari itu kualitas hidup masyarakatnya harus ditingkatkan. 

Salah satu cara meningkatkan kulitas masyarakat adalah dengan meningkatkan mutu pendidikannya, upaya tersebut dapat dilakukan dengan jalan meningkatkan kemampuan cara mengajar guru kepada siswa atau dengan kata lain memperbaiki pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

Pendidikan secara umum adalah usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai yang ada didalam masyarakat dan kebudayaan.

Pendidikan dengan kata lain  dapat diartikan sebagai suatu hasil beradaban bangsa itu sendiri (nilai dan norma masyarakat) yang berfungsi sebagai filsafat pendidikannya atau sebagai cita-cita dan pernyataan tujuan pendidikannya. Sekaligus juga dapat terjadi perkembangan cara berfikir dan perilaku pada tingkat maju dan meningkatnya nilai-nilai kehidupan dan pembinaan kehidupan yang lebih sempurna.

Nilai dan moral guru terdapat di kode etik guru pasal 1 yang berbunyi :

(1) Kode etik guru indonesia adalah norma dan asas yang disepakati dan diterima oleh guru-guru Indonesia sebagai pedoman sikap dan perilaku dalam melaksanakan tugas profesi sebagai pendidik, anggota masyarakat, dan warga negara.

(2) Pedoman sikap dan perilaku sebagaimana yang dimaksud pasal 1 ayat 1 pasal ini adalah nilai-nilai moral yang membedakan perilaku guru yang baik dan buruk, yang boleh dan tidak boleh dilaksanakan selama menunaikan tugas-tugas profesionalnya untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik, serta pergaulan sehari-hari didalam dan diluar sekolah.

Kegiatan belajar juga merupakan kegiatan yang paling pokok. Berhasil atau tidaknya pencapaian tujuan pendidikan banyak bergantung kepada bagaimana proses belajar yang dialami oleh siswa. Pendidikan bertujuan mengembangkan

Anak didik sebagai makhluk individual yang mampu berdiri sendiri (mandiri). Dalam kaitan dengan tujuan pendidikan itu sendiri, pendidikan dilaksanakan tidak hanya dilakukan disekolah saja, tetapi dilakakukan dikeluarga, organisasi, teman sebaya (pergaulan), dan dilingkungan masyarakat.

Belajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan oleh seseorang agar dapat mencapai suatu perubahan kompetensi yang diinginkan. Belajar seseorang menginginkan hasil belajar yang tinggi.[1] Hasil belajar merupakan kemampuan seseorang dalam pencapaian berpikir yang tinggi, melalui proses belajar seseorang dalam pencapain berpikir yang tinggi, melalui proses belajar sesorang akan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang lebih baik. Proses belajar dapat berlangsung efektif, efesien dan menarik. Jika proses belajar itu didesain melalui proses yang sistemik dan sistematik.

Kegiatan belajar-mengajar merupakan proses kegiatan interaksi antara dua unsur manusiawi, yaitu siswa sebagai pihak yang belajar dan guru sebagai pihak yang mengajar, dengan siswa sebagai subjek pokoknya.[2] Dalam aktivitas belajar-mengajar guru sebagai pembimbing memberikan pengetahuan kepada siswanya sebagai proses transfer ilmu di sekolah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun