Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Lehrerin

Sudah menulis 2.689 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 1-12-2023 dengan 2.081 highlight, 17 headline, dan 103.952 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Nomine Best in Fiction 2023. Masuk Kategori Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salam literasi πŸ’–Just love writingπŸ’–

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kata-Kata dalam Untaianku

6 Agustus 2023   22:47 Diperbarui: 6 Agustus 2023   22:56 117
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar Fb page quotes

Bukan seuntai kalung emas
Bukan pula rangkaian manis sejuta manik-manik yang membuat gemas
Hanya untaian kata dalam nada-nada rasa

Bukan hanya satu kata saja
Namun ada banyak kata
Bukankah ini sebuah untaian
Sambung menyambung menjadi puisi nan tak berjeda karena rasa itu tiada bertemu akhirnya

Aku menderita karena sebuah penanda di genggaman asa
Ada sejuta pesona yang menguntai rasa
Karena sebuah arti dalam makna kata-kata
Yang kadang tak terpahami dalam aneka diksi penuh cinta

Apa perlu membuka kamus dunia untuk mengartikan sebuah rasa yang berasal dari hati
Apa perlu berbagai kitab untuk memaknai perjalanan nurani yang tersembunyi

Karena semua terangkai manis dalam dekapan untaian kata-kataku
Kau hanya membutuhkan hati untuk mengerti

...
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
4 Juli 2023

10-2.584

Baca juga: Pergi

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun