Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Guru yang suka berpuisi

Sudah menulis 2.465 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 5-2-2023 dengan 1.890 highlight, 15 headline, dan 95.903 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Masuk Kategori 15 Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salam literasi πŸ’– Just love writing πŸ’–

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ingin yang Tak Ingin

5 Desember 2022   19:00 Diperbarui: 5 Desember 2022   19:00 234
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi pexel.com

Aku sedang menatap kelamnya malam
Saat angkasa semakin menutup mata
Mentari sudah lama bersembunyi
Hingga ingin dalam hati tiada lagi

Aku mencoba mencari kunang-kunang sumber cahaya malam
Setidaknya kerlipnya saat beterbangan menyibak ragu
Namun entah mereka sedang bermain di bagian bumi sebelah mana
Aku tak menemukan mereka

Yang ada hanya kegelisahan rasa mengelilingiku
Sakit kepala tak jua beranjak menjauhiku
Mungkin hanya karena satu ingin yang tak jua bertemu pemiliknya

Ya sebuah ingin yang tak ingin
Sungguh hanya melelahkan saja
Seolah segala rasa tertimbun di sudut hati
Karena aku yang terlalu merinduimu hingga mati

Baca juga: Rasa Rindu padamu

Aku sungguh mengingini apa yang seharusnya tak ku ingini

...

Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
5 Desember 2022

6-2.384

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun