Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Guru yang suka berpuisi

Sudah menulis 2.380 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 1-12-2022 dengan 1.815 highlight, 15 headline, dan 92.905 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Masuk Kategori 20 Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 3 periode: 2019, 2020, dan 2021. Salam literasi πŸ’–Just love writingπŸ’–

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Senyap

16 September 2022   18:35 Diperbarui: 16 September 2022   18:36 122 19 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber foto: Pixabay.com

Dingin menggigil kini
Seperti menampar ke sendi
Tiada teman dalam sepi
Menghabiskan sunyi dengan sendiri

Bahkan kutengok ke angkasa tinggi
Tiada satu bintang bersinar
Hanya suara hingar bingar
Itu pun tersembunyi di relung hati

Senyap
Dalam gelap
Sambil menunggu lelap
Terbuai mimpi malam menetap

Baca juga: Lupa

...
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
#Senyap
#PuisiBaruAri

4 Mei 2021

Pernah tayang di sebuah blog

21-2.290

Baca juga: Semenjak Senja

Baca juga: Hadirmu di Mimpiku

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan