Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - ▪︎

Just love writing

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sebuah Titik Balik

21 Juli 2022   05:34 Diperbarui: 21 Juli 2022   05:57 129 29 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Design buku oleh Bapak Ajinatha (dokpri)

Tak mudah untukku mengumpulkan semangat
Untuk sekedar membukukan karya
Bukan naskah yang tiada
Namun keengganan rasa yang menyengat

Itulah nyatanya adaku di sepanjang masa
Bosan dengan segala penat yang melilit resah
Membuatku hanya bisa menyalurkan semua
Dalam diksi-diksi yang menati terus di kepala hingga lelah

Hingga sebuah titik balik
Saat ada rasa yang menggelitik
Bisakan setidaknya satu saja
Ada buku kumpulan karya puisiku yang nyata

Bak gayung bersambut
Senyum ditebarkan dengan ceria
Pada sebuah event menulis yang diadakan
40 karya untuk dibukukan

Baca juga: Mengembangkan Sayap

Kuikuti dengan saksama
Merangkai diksi setiap hari
Memilih aneka tema
Agar berpadu dengan sesuai

Karena menulis aku ada
Begitulah menjadi awal mula karya
Untuk untaian diksi yang tak sedikit itu
Menjadi dapat dipegang dalam bentuk buku

Buku puisi solo yang perdana
Lahir dalam segala makna
Bunga-Bunga Puisi Hati
Menjadi awalan untukku mengikuti

Menjelmakan buku-buku puisi selanjutnya
Melalui event kedua lebih unik
Karena menulis aku bahagia
Berharap 40 hari terlewati dengan akhir yang baik

Baca juga: Memberanikan Diri

Buku rangkaian ceritaku dalam karya puisi
Kecintaanku dalam dunia tulis menulis
Merangkai aksara menjadi kata yang manis
Menjadi puisi-puisi hati yang murni

...
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
#PuisiBaruAri
#PuisiLiterasi
#PuisiEdukasi
#KMAB

20 Juli 2022

Puisi sudah tayang di YPTD

24-2.244

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan