Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - *

Sudah menulis 2.260 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 10-08-2022 dengan 1.710 highlight, 13 headline, dan 88.191 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. (Masuk Kategori 20 Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 3 periode: 2019, 2020, dan 2021). Salam literasi

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

Menulis Puisi Membuatku Jauh Lebih Lega

3 Juli 2022   19:03 Diperbarui: 3 Juli 2022   21:45 174 34 9
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi artikel menulis puisi| freepik via suara.com

Saya suka sekali berpuisi. Saya sendiri tidak terlalu tahu kalau kemampuan saya merangkai diksi ternyata sangat cepat saat mood berpuisi itu datang.

Sungguh saya menyadarinya semakin jelas saat menulis puisi di Kompasiana.

Dulu waktu saya masih suka menulis diary, segala jenis tulisan pernah saya buat, di antaranya adalah isi renungan, puisi, doa, kegemaran, novel, quote, atau beberapa cerpen. Ada banyak hal saya tuangkan dalam buku harian.

Harus saya akui, karya puisi saya pertama tayang untuk umum ada di blog pribadi  yang bertajuk sama dengan nama saya, Ari Budiyanti. Namun setelah berkompasiana, ternyata puisi-puisi saya bisa mengalir lebih konsisten dan cepat.

Baca juga: Satu Juli

Pernah beberapa kali saya menulis sampai 5 puisi dalam sehari. Saya tak pernah menahan saat hati saya ingin berpuisi, saya ikuti saja maunya. Menulis, menulis, dan menulis puisi lagi.

Saya ambil contoh dua puisi terbaru di bulan Juli ya.

1. Puisi pertama berjudul "Satu Juli"

Baca juga: Di Antara Juli

Selama bulan Juni ada banyak pergumulan hati yang tidak ringan, namun bisa dilalui dengan baik hingga 30 Juni 2022. Ada sebuah harapan yang saya tuangkan dalam puisi di awal Juli 2022.

Dokpri tangkap layar Kompasiana akun Ari Budiyanti
Dokpri tangkap layar Kompasiana akun Ari Budiyanti
Berharap bulan Juli memberi saya lebih banyak kedamaian batin dan segala pergumulan bisa saya lalui dengan baik juga. Semoga sesuia harapan saya dalam puusi Satu Juli, agar bulan Juli datang dengan membawa banyak kebaikan di hati. Tidak seberat pergumulan di bulan Juni. Iya, semoga.

2. Puisi kedua saya yang tayang bulan Juli berjudul "Di Antara Juli"


Sebenarnya maksud saya adalah selama 29 hari lagi di bulan Juli. Seperti halnya masa kanak-kanak yang ceria, bahagia tanpa iri dengki atau prasangka, itu harapan dan doa dalam puisi ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan