Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Guru

Sudah menulis 2.220 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 30-06-2022 dengan 1.674 highlight, 13 headline, dan 86.611 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. (Masuk Kategori 20 Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 3 periode: 2019, 2020, dan 2021)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Taman yang Tersembunyi

27 April 2022   11:58 Diperbarui: 27 April 2022   12:04 150 21 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber foto pixabay.com

Di tepian jalan raya laju kendaraan arus mudik semakin gencar
Suara lalu lalang bus kota hingga mobil pribadi
Berbagai cara yang layak ditempuh demi mudik bersama dengan lancar
Alangkah dalam kerinduan bertemu keluarga di kampung sendiri

Polusi udara bertambah seiring lajunya kendaraan bermotor
Angkasa menahan semua karbondiosida yang membumbung naik
Pun beberapa diserap untuk makanan pepohonan yang baik
Bagaimana tidak, tetap tegak meski dedaunannya diselimuti debu nan kotor

Di sebuah belokan sebelah sudut kampung
Sedikit saja terjangkau arus mudik
Ada sebuah taman tersembunyi yang keindahannya tak pernah urung
Membuat hati berbunga-bunga sungguh menarik

Tak sengaja kudapati taman bunga yang tersembunyi itu
Membuat mata menjadi cerah di tengah hilir mudik kendaraan
Begitulah keadaan di sebuah desa yang kulewati dengan seru
Taman tersembunyi menebarkan kebaikan mengirim udara segar untuk para insan yang sedang dalam perjalanan

Semoga mudik menjadi lebih lancar

...
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
#PuisiBaruAri
27 April 2022

29-2.144

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan