Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - *

Sudah menulis 2.165 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 18-05-2022 dengan 1.626 highlight, 13 headline, dan 84.208 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. (Masuk Kategori 20 Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 3 periode: 2019, 2020, dan 2021)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Hati yang Tak Tenang

18 Desember 2021   16:25 Diperbarui: 18 Desember 2021   16:29 183 15 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber foto: pixabay.com

Sungguh aku ingin menutup mata
Juga telinga
Seandainya saja ada gelisah melanda
Ingin bisa kubuang dari kepundan jiwa

Namun
Nyatanya tak semua
Ada di genggaman saat resah datang
Karena hati yang tak tenang
Sungguh lalu hilang segala rasa nyaman

Ah dunia
Mengapa kau tak semanis yang ku mau
Pahitmu masih memberi getir di sekujur raga
Yang telah berperang melawan rindu

Biarlah bersegera
Semua terbang bak kunang-kunang
Membawa kerlip yang terang
Hingga malam menjadi gulita
Layaknya hatiku yang sedang tak tenang

....
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
18 Desember 2021

37-1.910

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan