Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Kompasianer 🌸

Menuju 2.000 artikel. Menulis sejak 1 Desember 2018. Semoga terselesaikan segera. Penulis puisi. Hanya saja akhir-akhir ini, kata-kata susah meluncur dari hatinya untuk menjadi puisi. #PuisiHatiAriBudiyanti

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Mendung Tanpa Suara

12 November 2021   06:47 Diperbarui: 12 November 2021   06:55 380 25 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber foto pixabay.com

Sepagian ini kumemperhatikan angkasa
Langit berhias selimut kelabu seolah belum genap lelapnya
Masih ingin memperpanjang malam dengan mendung yang menggantung tak berjeda
Mentari bersusah payah memberi terang pada bumi yang tidak bisa menghentikan kegiatan penghuninya

Ingin rasa hati berlama-lama dalam diam dan merenung
Namun akhirnya kisah khayalan harus diakhiri dalam nyata karya
Karena tak ada yang berhenti berputar gegara mendung
Iya torehan rasa karena banyak perkara harus diselesaikan segera

Menuliskan kisah-kisah berikutnya
Tentang kehidupan dalam persembunyian aksara
Sebagai langkah lain yang katanya berliterasi
Terkadang dalam persembunyian kepedihan yang mereka bilang menginspirasi

Begitulah hari ini saat mendung tanpa suara menemani sepagianku yang terus berjalan

....
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
12 November 2021

20-1.836

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan