Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Guru

Mulai menulis di Kompasiana pada 1 Desember 2018. Tidak terasa sudah 3 tahun terlewati. Terima kasih untuk ucapan ulang tahun ketiga menulis di Kompasiana yang diberikan rekan-rekan pada puisi saya tanggal 1 Desember 2021 sebagai karya ke-1.784. Terus mencoba melaju setidaknya sampai karya ke 2.000. Semangati saya ya rekan-rekan Kompasianers. Salam literasi

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Menghitung Ketiadaan

20 Oktober 2021   22:18 Diperbarui: 20 Oktober 2021   22:36 155 29 7
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber foto: www.123rf.com/

Hari ini aku belajar
Bahwa bahagia tak selamanya memberi kabar
Terkadang ada rasa hanya hambar
Menjalani hidup berat dan pahit bak tertampar

Mengungkit kisah lama yang katanya penuh sukacita
Namun itu bukan sebuah pelita
Tak juga menjadi penanda
Hingga jejak-jejak yang tertinggal sungguh tiada

Bayang-bayang suasana hati nan tenang
Hanyalah seperti kunang-kunang
Yang menemani malam dalam selayang pandang
Meninggalkan semua yang terkenang

Katakanlah pada ketiadaan
Akan seberapa lama menitipkan kesunyian
Tak sanggup menantikan kebersamaan
Yang tak kunjung jua dalam genggaman

Dan aku kini hanya sedang dalam lelah menghitung ketiadaan

....

Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
20 Oktober 2021

26-1798

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan