Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Lehrerin

Sudah menulis 2.780 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 24-04-2024 dengan 2.172 highlight, 17 headline, dan 106.868 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Nomine Best in Fiction 2023. Masuk Kategori Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salah satu tulisan masuk kategori Artikel Pilihan Terfavorit 2023. Salam literasi 💖 Just love writing 💖

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ujung Jemari yang Beradu

24 Maret 2021   23:25 Diperbarui: 25 Maret 2021   00:02 199
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber foto: pixabay.com

Pagi siang sore dan malamku
Jemari ini telah beradu dengan layar gadget
Pun juga dengan keyboaard laptop
Sehingga terasa ujung yang mengeras

Terkadang berasa nyeri karena tekanan saat mengetik
Berbagai tugas yang silih berganti menemani
Seolah jeda tak mampu mengimbangi
Keberadaan jemari yang telah lelah sendiri

Ujung jemari yang setiap hari
Terus beradu dengan layar telepon genggam
Memberi nuansa beda pada saat yang lainnya
Beradu pula dengan keyboard laptop semata

Ah seandainya bisa kusegera pulihkan jemari
Agar tak ada nyeri menusuk ujung-ujung permukaannya
Apalah daya terus saja begitu
Semenjak pandemi datang di bulan ini setahun lalu

 ...
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
24 Maret 2021

Artikel ke 1428

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun