Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Guru

Mulai menulis di Kompasiana pada 1 Desember 2018. Tidak terasa sudah 3 tahun terlewati. Terima kasih untuk ucapan ulang tahun ketiga menulis di Kompasiana yang diberikan rekan-rekan pada puisi saya tanggal 1 Desember 2021 sebagai karya ke-1.784. Terus mencoba melaju setidaknya sampai karya ke 2.000. Semangati saya ya rekan-rekan Kompasiners. Salam literasi

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

[RTC] Rindu Tawa Ceriamu yang Dulu

30 Januari 2021   14:23 Diperbarui: 30 Januari 2021   14:45 207 25 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber foto: Pixabay.com

Kawan, aku ingin menulis sebuah surat rindu untukmu. Kenangan tentang masa lalu membuat hati membiru. Aku rindu tawa ceriamu yang dulu. Yang kini sudah hampir tiada nampak lagi.

Kawan, pandemi ini memang sangat menyiksa bagi banyak lapisan masyarakat. Aku dan kamu merasakan juga. Ketika usahamu harus gulung tikar padahal keluarga masih membutuhkan dukungan. Hati merasa sangat sukar. 

Kawan, aku kehilangan banyak canda tawamu. Kini kau seperti sengaja bersembunyi dari realita beratnya beban hidup. Melalui surat ini aku ingin memberikan dukunganku. Bolehkah kutemani kau berjuang. Mari hadapi bersamaku seperti dulu.

Kawan, aku menunggu kau kembali membagikan kisahmu. Aku tahu ini tak mudah. Namun kau dan aku tahu, bahwa semua masalah yang datang pada kita tentunya bisa kita tanggung. Bukankah demikian yang selama ini kau dan aku pelajari. 

Kawan, aku masih terus menangkupkan tangan berdoa di setiap malamku untukmu. Aku rindu semangatmu yang berkobar lagi. Semoga pada kesempatan berikutnya saat kita bertemu, kondisimu membaik. Aku rindu tawa ceriamu yang dulu. 

..

Teruntuk kawan-kawan yang terimbas pandemi di bidang ekonomi

...

Written by Ari Budiyanti

30 Januari 2021

Artikel ke 1309

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan