Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Pada Hujan yang Tak Bisa Menunggu

25 Januari 2021   12:01 Diperbarui: 25 Januari 2021   12:10 171 25 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pada Hujan yang Tak Bisa Menunggu
Sumber foto: pixabay.com

Di langit yang kini jarang menampakkan biru cerahnya
Kembali kuamati tetesan air berkejaran menuju pertiwi
Seolah tak ingin ada satu jengkal pun dibiarkan kering tersisa
Tanah telah menjadi basah dan aliran air hujan menguasai

Sebenarnya aku sedang berharap ada perhentian jejak hujan
Agar tak lagi air menggenang di jalanan
Membuat resah bila tak kunjung pergi
Terlebih jika menetap dalam jangka waktu tak terperi

Itu sangat meresahkan

Pada hujan yang tak bisa menunggu
Aku sering ingin sekali menitipkan saja rasa yang tersangkut di memori
Agar segera pergi bersama aliran derasnya tanpa henti
Sehingga kubisa melupa segala lara di kalbu

Semoga hujan kali ini segera mereda
Sehingga kecemasan tak terus menerus melanda
Bahwa beban hati masih menumpuk menyesak dada
Sebuah kenangan lama akibat curah hujan nang tinggi di desa

Desa tempat kelahiranku

...
Written by Ari Bidiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
25 Januari 2021

Artikel ke 1294

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x