Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sebotol Air Mineral yang Tertinggal

7 November 2020   19:00 Diperbarui: 7 November 2020   19:05 141 32 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sebotol Air Mineral yang Tertinggal
Sumber foto: freepik.com


Di kereta api waktu dulu
Tak sama dengan saat ini
Penjual asongan bebas ke sana kemari
Keluar masuk menjajakan makanan ringan tanpa ragu

Air mineral sebotol besar penuh
Cukuplah untuk perjalanan sehari
Selalu mendapat sapaan untuk membeli
Namun kugelengkan kepala pada mereka yang menawarkan dagangan tanpa jenuh

Lebih sehat dan hemat membawa sendiri
Itu nasihat Ibu pada anak kesayangan
Selalu sudah tersedia setiap pagi
Di atas meja untuk bekal perjalanan

Hingga di suatu waktu
Berlomba dengan kereta yang hendak melaju
Berlari mengejar kereta yang tak mau menunggu
Di stasiun pun tertinggal sebotol air mineralku

Tersadar saat duduk di bangku kereta
Penjual asongan menawariku sebotol air mineral lagi
Mau tak mau aku pun membeli satu saja
Sebagai bekal air minum pengganti

Maafkan anakmu ini Ibu
Sebotol air mineral bekalku
Tertinggal di stasiun kereta
Membuatku membeli sebotol air mineral dengan terpaksa

....
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
7 November 2020

Artikel ke 1144

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x