Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Rintik di Pelupuk Mata

18 Oktober 2020   13:01 Diperbarui: 18 Oktober 2020   13:05 116 35 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Rintik di Pelupuk Mata
Sumber foto heepwe.com


Aku memang mudah terharu
Kata orang begitu
Hatiku mungkin tak pernah sekuat milikmu
Namun setidaknya masih ada di situ

Aku bukan tak bisa menahan pilu
Hanya saja sering aku merindu bisu
Karena menyimpan sembilu
Yang sering menghujam hingga ke ulu

Aku sering membiarkannya terkumpul di sana
Menyatu menjadi butiran-butiran di kalbu
Kesedihan ditahan sendiri dalam doa
Untuk meredam segala yang membuat berkaca-kaca sendu

Terkadang jika tak bisa lagi tertahan di dada sangat mengiris
Gerimis di luar jendela seolah menjadi teman
Hingga ikut kutitikkan rintik tangis
Menjadi sebuah nada bagai ungkapan

...
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
18 Oktober 2020

Artikel ke 1100

Sudah tayang di blog secangkir kopi bersama

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
18 Oktober 2020