Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Tsunami yang Mendebarkan (Sebuah Kenangan)

30 September 2020   09:27 Diperbarui: 30 September 2020   09:44 147 25 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tsunami yang Mendebarkan (Sebuah Kenangan)
Sumber Ilustrasi: liputan6.com



Teringat lebih sepuluh tahun lalu
Saat terdengar berita tsunami
Bapak masih bekerja dulu
Di Cilacap kota yang dekat pesisir pantai

Hati berkecamuk oleh takut
Pun cemas ikut merajai nurani
Tak ada jawaban untuk panggilan masuk
Seolah tercengkeram resah batin ini

Doa terus dilantunkan sepenuh hati
Janganlah bencana menimpa keluarga
Bapak terkasih, orangtua yang dihormati
Semoga selalu dalam perlindungan Yang Kuasa

Syukur kepada Tuhan
Atas semua perlindungan
Tsunami memang memporak-porandakan
Namun Bapak masih terselamatkan
....

Written by Ari Budiyanti
#puisiHatiAriBudiyanti
30 September 2020
Artikel ke 1068

Note: Sebuah kenangan berpuluh tahun lalu saat tsunami pernah menimpa area pantai selatan sekitar Cilacap

Sumber: Berita



VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x