Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Trauma Duka oleh Hadirmu, Banjir

29 September 2020   18:26 Diperbarui: 29 September 2020   19:15 141 33 11 Mohon Tunggu...

Dag dig dug
Dag dig dug
Degub jantung bertalu
Seperti debar menggelegar

Ini resah bukan karenanya
Pun bukan karena senja
Apalagi bintang-bintang di cakrawala
Yang suka bersembunyi di balik mega

Ini adalah rasa cemas karena kilat
Yang tetiba membelah angkasa
Seolah sedang memotret bumi
Untuk menyapa dengan derasnya air

Aku selalu ketakutan jika hujan hadir
Bagaimana bila tetiba banjir
Aku bukan anak kecil yang dulu
Pernah bahagia dikelilingi air

Banjir pernah mengisi rumah masa kecilku
Memporak porandakan semua perabotan
Memberi sebuah trauma duka di hati
Selalu menjadi cemas kala hujan menyapa

Ah bolehkah aku memohon
Agar hujan deras tak menakutiku
Sungguh tak pernah ingin terjadi lagi
Jangan ada banjir di antara kita

Karena hadirmu membangkitkan trauma duka di masa lalu

...
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
29 September 2020
Artikel ke 1067

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x