Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Hai, Lelah (Lagi), Haruskah Ku Berhenti?

22 Oktober 2019   18:23 Diperbarui: 22 Oktober 2019   18:50 0 21 5 Mohon Tunggu...
Hai, Lelah (Lagi), Haruskah Ku Berhenti?
Foto mentari di pagi hari. Lokasi desa Kunci

Kuat ..kuat .. kuat
Kukira selalu saja begitu
Menapakkan kaki dalam kuatku
Itu yang kupikir ku mau

Semangat..semangat..semangat
Itu yang kuserukan sendiri pada jiwa
Meski langkahku terus penat
Namun masih juga diri ku motivasi saja

Lalu raga berseru dengan jelas
Cukup sudah kau beri siksa
Padaku yang hanya ingin lepas
Semua lakumu membuatku lelah parah

Desah nafas menjadi jengah dalam ilusi
Yang kupikir sedang ku bangun berdiri
Namun ternyata kefanaanku menjerit
Betapa ragaku tak sanggup menahan lagi

Lelah itu menamparku dengan nyeri
Yang terus saja kusembunyikan
Namun apa daya fisik semakin melemah
Seolah menghantam segala perjalanan

Berhenti.. berhenti...berhenti
Seperti terus nyaring mengiang di telinga
Sampai kapan kau mau bertahan
Apa mau sampai raga tak lagi bersuara

Jika raga menyerukan letih
Mengertilah dan pahamilah
Jangan terus memberontak ingin
Jika kau tak mau nantinya lemah

Bila akhirnya terkapar terpanah
Semua jerat kalbu yang membebani
Busur penghiburku pun tak mempan
Menolongmu berjuang lagi

Saat raga tertatih merintih
Saat lelah menyapa tanpa henti
Jujurlah pada diri jangan tutupi
Bila memang harus berhenti maka jalani

...
Written by Ari Budiyanti

#PuisiHatiAriBudiyanti

22 Oktober 2019