Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Terkepung Bayangmu

22 Agustus 2019   13:00 Diperbarui: 22 Agustus 2019   13:14 0 24 9 Mohon Tunggu...
Terkepung Bayangmu
Laut di kawasan hutan bakau. Kepulauan Seribu. Photo by Ari

Lagi oleh dia yang kusebut kenangan
Aku terpenjara sunyi dalam bayangan

Oleh dia yang telah pergi lama
Meninggalkan segala torehan duka

Sejenak sembuhkan diri dalam langkah tertatih
Terus melangkah maju dalam batin merintih

Kusadari hidup harus terus berlanjut
Meski perih membuat kaki tersangkut

Luka berdarah bukan yang terperih
Namun hati yang terlukai terasa pedih

Abaikan semua kenangan berdua
Yang terajutkan karena satu pesona

Telah mantapkan batin melangkah menjauh
Dengan segala kekuatan menjadi sauh

Mampu lagi bangkit tanpa berasa sakit
Pun melupai semua kisah yang mengigit

Terasa tegap sudah kaki berpijak
Dalam kepastian kaki yang menjejak

....

Namun bentangan keyataan itu
Hanya dalam sesaat saja kemunculanmu
Seolah menghapus semua usaha kerasku

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x