Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Berkat Kompasiana, Koleksi Tulisan Saya Banyak Dibaca Orang, Terima Kasih Kompasiana

12 Agustus 2019   18:17 Diperbarui: 12 Agustus 2019   19:11 295 31 13 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Berkat Kompasiana, Koleksi Tulisan Saya Banyak Dibaca Orang, Terima Kasih Kompasiana
Koleksi tulisan saya yang dishare di Kompasiana dan medsos Kompasiana. Dokumen pribadi

Sampai terhitung sore ini, total karya saya di Kompasiana ada 439 artikel. Berarti tulisan ini yang ke 440. Banyak juga ya. Dalam durasi 8 bulan setengah, menyajikan 339 karya, adalah hal yang luar biasa buat saya. 

Karya-karya tersebut meliputi banyak jenis. Mulai dari puisi, cerpen, kisah traveling, kisah berkebun, kisah berkaitan dengan lingkungan dan lain-lain. 

Terkadang saya menulis tema-tema sesuai topik pilihan yang dibagikan Kompasiana. Apalagi waktu ikutan blog competition samber THR. Saya menulis hal-hal yang sudah ditentukan temanya selama 33 hari non stop. Pernah saya kisahkan dalam tulisan tersendiri di Kompasiana. 

Kalau tulisan banyak tapi tidak dibaca orang, alias untuk koleksi pribadi saja, sayang juga ya. Apalagi kalau tulisan-tulisan tersebut siapa tahu bisa berguna dan menginspirasi sesama. 

Nah, sejak saya menulis di Kompasiana ini, tulisan saya jadi dibaca banyak orang. Jujur saya sangat senang. Terlebih lagi, Kompasiana juga ikut bantu share tulisan-tulisan saya di akun medsos resmi milik Kompasiana. Mulai dari instagram, facebook dan juga tweeter.

Saya memang sering bagikan tulisan saya di akun medsos saya juga. Tapi saya juga senang kalau Kompasiana ikutan bagikan di halaman media sosialnya. Kemarin saya buka tweeter Kompasiana dan terkaget melihat satu puisi saya ditweet di sana. Ini dia hasil tangkapan layar HP saya. 

Puisi saya ditweet Kompasiana. Dokumen pribadi
Puisi saya ditweet Kompasiana. Dokumen pribadi
Saya memang sering bagikan artikel saya lewat akun tweeter saya. Tapi saya jarang buka akun tweeter Kompasiana. Pas kemarin coba lihat-lihat, senangnya hati saya melihat tweet di atas. Wah, dengan begini tulisan saya ada kemungkinan dibaca lebih banyak orang lagi kan?

Beberapa bulan lalu, saya dapati tulisan saya juga dishare oleh akun instagram Kompasiana. Kebetulan saya kadang cek instastory Kompasiana dan ada tulisan saya di sana. 

Senengnya hati saya, berbunga-bunga rasanya. Meskipun keduanya bukan headline, tapi ternyata adanya label highlight dari Kompasiana membuat tulisan saya juga masuk hitungan di share di instagram. Berikut ini hasil dokumentasi saya dengan tangkapan layar HP. 

Hasil tangkapan layar HP. Instastory Kompasiana. Dokumen pribadi
Hasil tangkapan layar HP. Instastory Kompasiana. Dokumen pribadi
Seru kan ya menulis di Kompasiana itu. Sedangkan tulisan saya yang di bagikan melalui akun facebook resmi Kompasiana biasanya yang terpilih jadi headline. Dengan begitu, karya-karya saya akhirnya dinikmati banyak pembaca. Meskipun saya jarang mendapati artikel saya dengan keterbacaan di atas 1000, namun saya tetap senang. 

Adanya rekan-rekan Kompasianer yang bersedia memberi vote akhirnya mengukuhkan keyakinan saya bahwa tulisan-tulisan saya masih diapresiasi oleh sebagian orang. Senang dong dan terimakasih ya. Ini dia hasil tangkapan layar HP saya tentang tulisan yang dishare di facebook Kompasiana.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x