Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Menghentikan Laju Sang Rembulan

24 April 2019   20:00 Diperbarui: 24 April 2019   20:09 0 13 4 Mohon Tunggu...
Menghentikan Laju Sang Rembulan
Photo by Ari.

Kau berseru padaku

Hentikan itu

Apa...?
(Tanyaku)
..
Dia terus berlari
Bersembunyi
Di tempat
yang tak terjangkau mataku
(Katamu)
..
Apa..?
(Tanyaku lagi masih tak mengerti)
...
Rembulan
Aku ingin sekali menangkapnya
Merengkuhnya
Menerangi gelapnya sunyiku
(Bisikmu lirih)
..
Lalu
Kutemani kau mencari Rembulan
Yang seolah berlari
Bersembunyi di balik arakan awan
Kadang nampak
Kadang tidak
...
Dia tidak pernah pergi
Dia selalu ada di sini
Di tempat tinggi sekali
Dia pun sedang mencari
Yang merindukannya setiap hari
(Kataku padamu)
..
Kau terdiam
Aku pun jua
Menatap Rembulan
Bersama di kala malam
Terkadang ditemani bintang
...
Jangan pernah lelah berlari
Hanya untuk sekedar mencari
Rembulan yang tak pernah pergi
Sabarlah kau menanti
Dia yang akan datang lagi
Memberi hangatnya sinar menerangi
Malammu dan malamku yang sunyi
...

Written by Ari
Penggemar sinar rembulan
24 April 2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x